Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 28 Sep 2017 18:50 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Duka Fukushima Coba Diobati dengan Wisata

Syanti Mustika
Redaksi Travel
Foto: (Athit Perawongmetha/Getty Images)
Foto: (Athit Perawongmetha/Getty Images)

FOKUS BERITA

Wisata Bekas Bencana
Fukushima - Ledakan reaktor nuklir Fukushima di Jepang tahun 2011 membuat wilayah ini menjadi kota mati. Namun, sekarang kota ini telah menjadi destinasi wisata nuklir.

Reaktor Nuklir Fukushima Daichii, begitulah nama lengkap reaktor nuklir yang terletak di Prefektur Fukushima, Jepang. Reaktor tersebut pernah terkena dampak bencana gempa bumi Tohoku 11 Maret 2011 silam. Akibatnya, salah satu reaktornya mengalami kebocoran dan limbah radioaktif pun mencemari lingkungan.

Wilayah di sekitar reaktor nuklir itu pun terkena imbasnya. Kini, zona terdampak bencana nuklir bak kota mati, sama seperti Kota Chernobyl di Ukraina. Namun, penduduk Fukushima tak ingin berlarut-larut dalam kesedihan. Mereka ingin bangkit dengan cara menjadikan zona terdampak bencana nuklir menjadi destinasi wisata bencana.

Diintip detikTravel pada situs resminya, Kamis (28/9/2017) telah ada operator wisata yang melayani para wisatawan yang ingin wisata ke wilayah radioaktif ini. Operator itu adalah NPO Nomada yang meluncurkan paket wisata ke Fukushima pada 2012 silam.

Hiroshi Miura, CEO NPO Nomada mengatakan ide awal dari proyek ini didapatnya dari Hiroki Azuma, penulis buku tentang wisata kelam di Chernobyl. Hiroshi menganggap orang-orang juga perlu mengetahui bagaimana tragedi nuklir tersebut bisa terjadi, dengan mata kepala mereka sendiri.

Namun pemerintah Jepang sendiri menganggap tidak selayaknya lokasi bekas bencana Fukushima dijadikan sebagai sebuah destinasi wisata. Meski menjadi kontroversi, Hiroshi tetap menjalankan tur ini dan dia mengklaim mendapat banyak klien wisatawan yang penasaran ingin melihat-lihat wilayah di sekitar ledakan Reaktor Fukushima.

Hiroshi juga menegaskan bahwa paket wisatanya aman, karena traveler akan dibekali dengan pakaian khusus yang bisa melindungi tubuh dari efek radiasi nuklir. Hiroshi memprediksi, di tahun 2036 traveler sudah bisa berkunjung ke sekitar Reaktor Fukushima tanpa pakaian pengaman.

Kasus kematian langsung akibat radiasi nuklir sampai saat ini memang belum tercatat. Namun jumlah penderita kanker tiroid di Fukushima mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Namun hal ini tidak menyurutkan para wisatawan yang ingin merasakan dan melihat langsung wilayah nuklir ini, terbukti dari jumlah pengunjung yang meningkat setiap tahunnya.

Mau coba liburan ke sini, traveler? (sym/aff)

FOKUS BERITA

Wisata Bekas Bencana
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: 5 Negara Penuh Petualangan

Jumat, 20 Okt 2017 09:25 WIB

Menurut BBC, 5 negara ini jadi tempat yang tepat bagi petualang. Makanan yang unik, destinasi cantik dan pesta semalam suntuk bisa kamu temukan!