Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 05 Nov 2017 17:15 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Asyiknya Menjajal Terbang Jakarta-London Nonstop dengan Garuda

Erna Mardiana
Redaksi Travel
Menjajal penerbangan nonstop Jakarta-London (Erna/detikTravel)
Menjajal penerbangan nonstop Jakarta-London (Erna/detikTravel)
London - Mulai Selasa (31/10) lalu, maskapai Garuda Indonesia meluncurkan penerbangan nonstop Jakarta-London. detikTravel pun menjajal asyiknya penerbangan ini.

Ya, Garuda Indonesia baru saja melaunching rute penerbangan Cengkareng-Heathrow, London, United Kingdom. Setiap Minggunya ada tiga kali penerbangan, Selasa, Kamis, dan Sabtu.

"Dengan dioperasikannya layanan ini, maka Garuda Indonesia akan menjadi satu-satunya maskapai yang memiliki layanan penerbangan nonstop tercepat, nyaman dan efisien dari Indonesia ke UK dan Eropa, " ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Nugraha Mansury beberapa waktu lalu.

Tepat di penerbangan ketiga, Sabtu (4/11), detiktravel berkesempatan merasakan terbang nonstop Jakarta-London. Garuda Indonesia bekerjasama dengan Kedutaan Inggris untuk Indonesia membuat acara media visit ke London. Bersama dengan seorang teman wartawan lainnya dan dua influencer, juga ditemani tim dari Garuda dan kedutaan, kami terbang.

Counter check in Garuda Indonesia (Erna/detikTravel)Counter check in Garuda Indonesia (Erna/detikTravel)


Yeay, ini adalah penerbangan pertama saya ke Inggris. Juga kali pertama mendapat kesempatan langka bisa duduk di kelas bisnis.

Untuk proses check in hingga boarding pass di Bandara Soekarno Hatta kami mendapat pelayanan first class. Saat tiba di lobi check in Terminal 3 gate 1, kami disambut oleh premium service asistant (PSA).

Dia akan menemani mulai check in hingga naik ke pesawat. Hanya tinggal menyerahkan paspor, soal bagasi dia yang mengurus. Kami cukup duduk manis.

Premium Service Asistant (PSA) (Erna/detikTravel)Premium Service Asistant (PSA) (Erna/detikTravel)


Setelah agak lama menunggu seorang teman yang datang sedikit terlambat, kami diantar menuju executive lounge Garuda.

Menuju ke sana cukup mudah, karena sudah ada papan petunjuk di security check untuk masuk boarding lounge.

Wow, executive lounge Garuda memang dibikin nyaman buat pengunjung. Sehingga menunggu masuk pesawat, tak terasa lama. Selain berbagai makanan yang dikemas ala buffet sehingga kita bebas menyantap sepuasnya, penumpang pesawat juga dimanjakan dengan fasilitas refleksi. Ada tiga kursi khusus refleksi yang disediakan.

Garuda Indonesia Lounge (Erna/detikTravel)Garuda Indonesia Lounge (Erna/detikTravel)


Bagi yang bawa anak kecil, disediakan juga kids area. Tepat di samping kids area, ada juga mini theater. Ruangannya keren dibikin nyaman dan eksklusif. Kemarin tidak sempat menjajal semua fasilitas ini, karena kami harus segera naik pesawat.

Pesawat yang digunakan adalah Boeing 777-300 ER berkapasitas sebanyak 314 penumpang. Terdiri dari 8 kursi First Class, 38 kursi Business Class, dan 268 kursi Economy Class. Di penerbangan kemarin, kelas bisnis hampir terisi penuh.


Ruang tunggu yang nyaman dan makanan buffet (Erna/detikTravel)Ruang tunggu yang nyaman dan makanan buffet (Erna/detikTravel)


Terbang tepat pukul 12.05 WIB, pilot memberitahukan kita akan menempuh 14 jam penerbangan. Artinya kita akan tiba di london sekitar 20.00 WIB. Waktu London lebih lambat 7 jam dari waktu Indonesia Barat. Namun pada kenyataannya, kita tiba lebih cepat 10 menit. Kita tiba sekitar pukul 19.50 waktu London.

Kids area (Erna/detikTravel)Kids area (Erna/detikTravel)


Menghabiskan waktu 14 jam di dalam pesawat, tak membosankan. Hehe sebab kita masih bisa berselancar. Garuda memberi rombongan kami free akses internet selama penerbangan.
Ya, pesawat ini memang mempunyai layanan 'Inflight Connectivity'. Untuk koneksi selama 24 jam atau selama penerbangan dikenai tarif 21,95 US dollar.

Bosan berselancar, ada juga layanan 'Live TV' atau siaran langsung enam channel internasional yaitu CNN, BBC world, BBC arabic, NHK world premium, Euronews dan CNBC. Tak hanya itu berbagai film juga bisa kita tonton. Selama penerbangan, saya nonton tiga film.

Mini teater di lounge (Erna/detikTravel)Mini teater di lounge (Erna/detikTravel)


Selama penerbangan kita ditawari dua kali makan. Lengkap mulai dari makanan pembuka, main course, dessert, cemilan, dan juga berbagai macam minuman. Kita bebas memilih. Rata-rata ada tiga hingga empat pilihan makanan. "Turun dari pesawat, bisa-bisa berat badan kita naik nih," celetuk teman saya, Olin, yang bersama dalam penerbangan.

Alhamdulillah, selama perjalanan lancar. Cuaca di atas sana sangat bersahabat. Suhu kabin juga nyaman. Tidak terlalu dingin, padahal dilihat dari monitor suhu udara di luar minus 51 derajat celcius.

Menikmati hidangan di atas pesawat (Erna/detikTravel)Menikmati hidangan di atas pesawat (Erna/detikTravel)


Sekitar pukul 19.50 waktu setempat, pesawat landing. "Selamat datang di London," seru Mbak Bianka Syarief, dari Embassy UK yang akan menemani perjalanan kami. "Yeaaay!"

Keluar dari bandara, wuzzzz udara dingin menyambut kami. Ya, London saat ini musim winter. Suhunya 4-10 derajat celcius.

Nantikan artikel selanjutnya dari London di detikTravel ya! (ern/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED