Diintip detikTravel dari BBC, Jumat (10/11/2017) Rusia punya sebuah festival keagamaan yang bisa kamu nikmati. Bisa dibilang, fesival ini cukup esktrem.
Festival Epifani Ortodoks Rusia dilakukan untuk memperingati pembaptisan Yesus Kristus. Festival ini diadakan pada 19 Januari tiap tahunnya di Kota Irkutsk, Siberia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pastor yang melakukan tradisi pembaptian di sungai es (Russia Insider/Youtube) |
Para warga yang menganut agama Kristen Ortodoks akan datang membawa anak-anak mereka ke festival ini. Festival Epifani Ortodoks Rusia biasanya akan dilakukan di danau atau sungai yang masih membeku.
Kemudian, es di atas sungai akan dipotong membentuk salib besar. Pastor akan mencelupkan tanda salib ke dalam kolam.
Anak-anak yang belum dibaptis akan melingkar di sekeliling lubang es bersama para pastor. Tak hanya anak-anak, ada pula orang dewasa yang ikut dibaptis dalam festival ini.
Satu-satu, mereka akan membuka lilitan handuk dan dibenamkan ke dalam sungai yang telah membeku sambil dipegangi oleh para pastor. Dinginnya air di sungai bisa sampai minus 55 derajat!
Setelah dibabtis, para panitia akan membawa peserta ke sebuah tenda. Di dalam tenda, mereka akan dijamu dengan teh panas untuk menghangatkan badan.
Aksi ini pun menuai kontroversi. Karena menurut para dokter, hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan. Efeknya bisa membuat flu hingga hilang kesadaran, khususnya anak-anak.
"Perubahan suhu yang begitu besar merupakan kejutan besar bagi tubuh. Satu menit si anak berpakaian, berikutnya dia berada dalam air dingin. Sangat menegangkan bagi sistem ini, terutama untuk jantung," kata Irina Yefremova, seorang dokter anak dari Pusat Olahraga Olahraga Moskow.
Namun para orang tua yang membantah hal tersebut. Menurut mereka, anak-anak sangat senang melakukannya. Bahkan membuat tubuh si anak sehat dan terhindar dari berbagai virus.
(rdy/rdy)












































Pastor yang melakukan tradisi pembaptian di sungai es (Russia Insider/Youtube)
Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah