Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 06 Des 2017 19:20 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Cannes, Kota yang Hidup dari Film

Afif Farhan
Redaksi Travel
Tulisan Cannes yang terlihat di atas Kastil Cannes (Afif Farhan/detikTravel)
Tulisan Cannes yang terlihat di atas Kastil Cannes (Afif Farhan/detikTravel)
Cannes - Film dan Cannes rasanya tak bisa dipisahkan. Inilah 'Ibukota Film Dunia' di Prancis yang tak pernah sepi turis.

Atas undangan Atout France, detikTravel dan beberapa awak media berkunjung ke Cannes pada Selasa (5/12/2017) kemarin. Sebelumnya bermalam di Nice, lalu lanjut ke Antibes hingga sampai di Cannes naik mobil.

Cannes merupakan kota kecil di kawasan Cote d'Azur di bagian selatan Prancis. Bagi para penikmat film, kota ini pasti tidak terdengar asing. Sebab di Cannes, digelar event tahunan Cannes Film Festival. Ajang paling bergengsi di dunia perfilman!

"Tahun 2017 ini adalah kali ke-70 Cannes Film Festival digelar. Salah satu ajang penghargaan film tertua di dunia dan sangat terkenal. Ketika diselenggarakan, selebriti top dunia akan datang ke sini," kata Karin Osmuk, dari bagian Service Presse, Presse Department Palais Des Festivals Et Des Conres Cannes kepada detikTravel.

Kami lalu diajak berkeliling Cannes. Tempat pertama adalah yang paling 'wow', inilah Palais des Festivals tempatnya karpet merah digelar saat Cannes Film Festival berlangsung. Di sini selebriti dunia berlalu-lalang.

Tangga yang akan ditutupi karpet merah saat selebriti dunia datang di Cannes Film Festival (Afif Farhan/detikTravel)Tangga yang akan ditutupi karpet merah saat selebriti dunia datang di Cannes Film Festival (Afif Farhan/detikTravel) Foto: (Afif/detikTravel)
"Selama 11 hari Cannes Film Festival, karpet merah akan membentang dari pinggir jalan sampai ke tangga yang kita lihat ini. Panjang karpetnya 60 meter dan selalu terlihat merah menawan. Sebab karpetnya bisa diganti 3-4 kali dalam sehari," terang Karin.

Karin pun menjelaskan sejarah soal Cannes Film Festival. Usut punya usut, 70 tahun lalu Cannes ingin menyaingi event film festival di Venesia, Italia dan di Berlin, Jerman.

Cannes rupanya punya beberapa poin plus dibanding dua tempat tersebut. Di antaranya, Cannes memiliki deretan bangunan dengan arsitektur zaman pertengahan dan masih terawat dengan baik (sampai sekarang lho). Pelabuhan tempat bersandar kapal yacht dan kapal pesiar dekat dari pusat kota, hanya jalan kaki 10 menit. Serta, Laut Mediterania yang biru cantik terlihat jelas sejauh mata memandang. Cannes dinilai lebih artistik.

"Dan tentunya, kualitas dari festival film di Cannes tidak main-main," tegas Karin.

Beberapa cap tangan dari selebriti dunia di Cannes (Afif Farhan/detikTravel)Beberapa cap tangan dari selebriti dunia di Cannes (Afif Farhan/detikTravel) Foto: (Afif/detikTravel)
Pertama kali digelar, Cannes Film Festival punya tanggal main di bulan September. Namun karena di bulan September sedang musim dingin, maka dipindah waktu pagelarannya di bulan Mei.

Karin menjelaskan, Cannes hidup dari film.
Dari Cannes Film Festival saja, Cannes kedatangan 1 juta turis lebih. Hotel-hotel full booking walau harga sewanya melonjak. Bahkan saat itu juga, turis dari negara-negara lain di Eropa sampai Asia bakal datang untuk melihat idola mereka dari dekat.

"Wah itu sangat penuh sekali. Turis dari berbagai negara akan datang untuk memotret selebriti idola mereka. Banyak juga selebriti yang menikmati pesisir pantai di Cannes, lalu dimintai foto bareng atau tanda tangan oleh turis. Kalau ditotal, sekitar 2 juta turis datang ke Cannes tiap tahunnya," papar Karin.

Suasana saat Arnold Schwarzenegger datang di red carpet (Afif Farhan/detikTravel)Suasana saat Arnold Schwarzenegger datang di red carpet (Afif Farhan/detikTravel) Foto: (Afif/detikTravel)
Setidaknya, Cannes punya 20 event internasional yang besar sepanjang tahun. Selain itu, masih ada ajang pagelaran seni dan musik yang jumlahnya mencapai ratusan setiap tahunnya. Ya berarti, Cannes tidak pernah sepi.

"Cannes sudah dikenal sebagai Ibukota Film Dunia. Kami hidup dari film, karena itulah pemasukan untuk kami. Turis datang, uang berputar. Kami pun dengan senang hati melayani dan memberikan servis terbaik. Kami punya ragam paket wisata, aktivitas, transportasi mudah seperti bus dan kereta, penginapan, deretan toko suvenir hingga pagelaran-pagelaran seni dan semacamnya setiap bulan," pungkas Karin.

Cannes yang bangunan-bangunannya artistik (Afif Farhan/detikTravel) Cannes yang bangunan-bangunannya artistik (Afif Farhan/detikTravel) Foto: (Afif/detikTravel)
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
NEWS FEED