Atas undangan Atout France, detikTravel dan beberapa awak media berkunjung ke Cannes pada Selasa (5/12/2017) kemarin. Sebelumnya bermalam di Nice, lalu lanjut ke Antibes hingga sampai di Cannes naik mobil.
Cannes merupakan kota kecil di kawasan Cote d'Azur di bagian selatan Prancis. Bagi para penikmat film, kota ini pasti tidak terdengar asing. Sebab di Cannes, digelar event tahunan Cannes Film Festival. Ajang paling bergengsi di dunia perfilman!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kami lalu diajak berkeliling Cannes. Tempat pertama adalah yang paling 'wow', inilah Palais des Festivals tempatnya karpet merah digelar saat Cannes Film Festival berlangsung. Di sini selebriti dunia berlalu-lalang.
Tangga yang akan ditutupi karpet merah saat selebriti dunia datang di Cannes Film Festival (Afif Farhan/detikTravel) Foto: (Afif/detikTravel) |
Karin pun menjelaskan sejarah soal Cannes Film Festival. Usut punya usut, 70 tahun lalu Cannes ingin menyaingi event film festival di Venesia, Italia dan di Berlin, Jerman.
Cannes rupanya punya beberapa poin plus dibanding dua tempat tersebut. Di antaranya, Cannes memiliki deretan bangunan dengan arsitektur zaman pertengahan dan masih terawat dengan baik (sampai sekarang lho). Pelabuhan tempat bersandar kapal yacht dan kapal pesiar dekat dari pusat kota, hanya jalan kaki 10 menit. Serta, Laut Mediterania yang biru cantik terlihat jelas sejauh mata memandang. Cannes dinilai lebih artistik.
"Dan tentunya, kualitas dari festival film di Cannes tidak main-main," tegas Karin.
Beberapa cap tangan dari selebriti dunia di Cannes (Afif Farhan/detikTravel) Foto: (Afif/detikTravel) |
Karin menjelaskan, Cannes hidup dari film.
Dari Cannes Film Festival saja, Cannes kedatangan 1 juta turis lebih. Hotel-hotel full booking walau harga sewanya melonjak. Bahkan saat itu juga, turis dari negara-negara lain di Eropa sampai Asia bakal datang untuk melihat idola mereka dari dekat.
"Wah itu sangat penuh sekali. Turis dari berbagai negara akan datang untuk memotret selebriti idola mereka. Banyak juga selebriti yang menikmati pesisir pantai di Cannes, lalu dimintai foto bareng atau tanda tangan oleh turis. Kalau ditotal, sekitar 2 juta turis datang ke Cannes tiap tahunnya," papar Karin.
Suasana saat Arnold Schwarzenegger datang di red carpet (Afif Farhan/detikTravel) Foto: (Afif/detikTravel) |
"Cannes sudah dikenal sebagai Ibukota Film Dunia. Kami hidup dari film, karena itulah pemasukan untuk kami. Turis datang, uang berputar. Kami pun dengan senang hati melayani dan memberikan servis terbaik. Kami punya ragam paket wisata, aktivitas, transportasi mudah seperti bus dan kereta, penginapan, deretan toko suvenir hingga pagelaran-pagelaran seni dan semacamnya setiap bulan," pungkas Karin.
Cannes yang bangunan-bangunannya artistik (Afif Farhan/detikTravel) Foto: (Afif/detikTravel) |












































Tangga yang akan ditutupi karpet merah saat selebriti dunia datang di Cannes Film Festival (Afif Farhan/detikTravel) Foto: (Afif/detikTravel)
Beberapa cap tangan dari selebriti dunia di Cannes (Afif Farhan/detikTravel) Foto: (Afif/detikTravel)
Suasana saat Arnold Schwarzenegger datang di red carpet (Afif Farhan/detikTravel) Foto: (Afif/detikTravel)
Cannes yang bangunan-bangunannya artistik (Afif Farhan/detikTravel) Foto: (Afif/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru