Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 12 Jan 2018 16:35 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Desa yang 'Terjepit' Batu

Kurnia Yustiana
Redaksi Travel
Foto: Rumah yang anti mainstream di Monsanto, Portugal (mister.nose/Instagram)
Foto: Rumah yang anti mainstream di Monsanto, Portugal (mister.nose/Instagram)
Idanha-a-Nova - Pemandangan tak lazim akan traveler temukan di Monsanto, Portugal. Rumah-rumah di desa ini berhimpitan dengan bebatuan granit yang begitu besar.

Monsanto yang berlokasi di perbukitan batu kawasan Idanha-a-Nova, menjadi salah satu destinasi wajib dikunjungi saat liburan di Portugal. Kalau dari Lisbon dapat dicapai dengan berkendara sejauh sekitar 114 km.

Desa Monsanto begitu unik. Kalau dilihat dari kejauhan yang terlihat bebatuan granit berukuran besar di sana. Namun jika didatangi, dijelajahi langsung, banyak rumah-rumah di balik bebatuan itu, yang bagai terjepit di antara batu granit.

(joebergberg/Instagram)(joebergberg/Instagram)
Ditengok detikTravel dari situs pariwisata Portugal, Jumat (12/1/2018), posisi desa ada di ketinggian dengan sekelilingnya dibangun benteng pertahanan. Benteng ini berhasil membantu pertahanan warga desa dari kepungan pasukan Romawi sekitar abad ke-2 sebelum masehi silam.

Momen kemenangan itu pun dirayakan warga desa menggelar festival Festa das Cruzes setiap tahun, di tanggal 3 Mei. Nah selain kisah sejarahnya, bangunan-bangunan desa ini memang menjadi perhatian traveler.

Rumah-rumah penduduk dibangun di lereng perbukitan, dengan memanfaatkan bebatuan granit yang ada. Rumah dibangun di antara bebatuan. Ada yang menempel ke batu, sehingga granit menjadi temboknya. Bahkan ada yang bagian atap rumahnya berupa batu granit utuh.

(visitportugal/Instagram)(visitportugal/Instagram)
Walau begitu, bangunan bergaya kuno di Monsanto begitu tegar. Aman untuk ditinggali warganya secara turun temurun. Pada tahun 1938 Monsanto dinobatkan sebagai 'The most Portuguese village in Portugal' karena bangunannya yang masih dipertahankan sejak dahulu, tak banyak direnovasi dengan mengubah bentuk aslinya.

Wisatawan lokal maupun dari luar Portugal pun banyak yang datang berwisata di Monsanto. Sekadar jalan-jalan keliling desa sambil melihat langsung rumah yang bagai terjepit baju ini cukup menyenangkan.

Jalanannya memang sempit dan menanjak, namun takkan mengurangi semangat traveler. Hunting foto di sini juga tentunya sayang untuk dilewatkan. Ada sejumlah objek yang dapat traveler kunjungi, seperti Torre de Lucano alias Menara Lucan, Mother Church yang diperkirakan dibangun pada abad ke-15, gua batu, benteng Monsanto dan masih banyak lagi.

(joao_ricardo_costa/Instagram)(joao_ricardo_costa/Instagram)
(krn/aff)
BERITA TERKAIT
NEWS FEED