Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 15 Jan 2018 19:10 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Ini Jalur Kereta Api Bawah Tanah Misterius di London

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Jalur bawah tanah Mail Rail, London, Inggris (Dok. AFP)
Jalur bawah tanah Mail Rail, London, Inggris (Dok. AFP)
London - Kamu pasti tahu jaringan rel kereta bawah tanah London, Inggris. Namun siapa sangka ada jaringan dengan tujuan yang berbeda dan terbilang mengerikan.

Dihimpun detikTravel dari berbagai sumber, Senin (15/1/2018), jaringan terowongan yang misterius ini masih di bawah pusat Kota London. Sistem rel kereta api bawah tanah paralel ini tidak pernah diperuntukkan bagi para penumpang lho.

Inilah Mail Rail. Lokasinya ada di dekat jalur kereta bawah tanah yang setiap harinya digunakan sampai lima juta orang, entah itu dari penumpang dan turis.

Jaringan kereta bawah tanah London terkenal dengan kepadatan lalu lintasnya. Di balik itu, ada bagian yang ditinggalkan selama beberapa dekade, terbaring dalam kegelapan, berdebu, sepi, bak kuburan, tak tersentuh sibuknya orang-orang London.

Penampakan foto lawas Mail Rail LondonPenampakan foto lawas Mail Rail London (Dok. AFP)


"Jika Anda menuju terowongan di dekat Oxford Circus, jaraknya dekat dari stasiun bawah tanah. Begitu dekat sehingga Anda benar-benar dapat mendengar orang berbicara seolah-olah ada di panggung," kata pegawai UK Postal Museum, Harry Huskisson.

Pintu masuk Mail Rail yang terlihat sederhana terletak di bawah kantor penyortiran Mount Pleasant yang dekat dengan distrik keuangan London. Dibuka kembalinya Mail Rail sebagai bagian dari Postal Museum senilai dengan biaya pembenahan sebesar USD 45 juta.

Traveler yang ke sana akan seperti berasa di dunia lain. Kata Huskisson, inilah satu-satunya jalur perkeretaapian pertama dari sejenisnya yang diketahui sampai saat ini.

Pekerja di Mail Rail LondonPekerja di Mail Rail London (Dok. AFP)


"Berjalan tanpa masinis, dahulu kereta itu beroperasi dengan tenaga listrik selama 22 jam sehari. Sementara itu di atasnya masih ada transportasi menggunakan kuda di jalanan," kata dia.

Pada puncaknya di zaman dulu, empat juta surat masuk ke sana dalam sehari. Surat-sruat itu akan disortir dan dimasukkan ke Mail Rail lalu dikirim ke stasiun kereta api utama Liverpool Street atau Paddington dan kemudian ke pelabuhan hingga sejauh Australia.

"Pada tahun 1930-an Anda bisa mengirim hampir semua pesan melalui pos. Ada gambar van yang penuh dengan ikan hidup dan lebah, bahkan kalajengking," kata Huskisson.

Traveler berani menjajalnya?Traveler berani menjajalnya? (Dok. AFP)


Bahkan, Mail Rail dengan senang hati mengangkut hewan mati. Ada banyak kiriman berupa kelinci yang sudah disembelih, namun pengirim harus menjamin bahwa tidak ada cairan yang berceceran.

Saat ini, di sana tidak terdengar derak suara mendadak dan jeritan rem logam. Kereta itu tenggelam lebih dalam di bawah London berkarat, diparkir, dan tidak pernah membawa surat atau melihat cahaya matahari lagi.

Ada banyak kisah tentang peran penting Royal Mail dalam Perang Dunia II. Hal itu untuk menjaga komunikasi tetap terhubung di seluruh penjuru benua.

Seiring berjalannya waktu, Mail Rail dibuka untuk pengunjung akhir tahun lalu. Namun masih ada satu kekurangan yakni, kurangnya cahaya.

Bagian terowongan yang kosong telah disurvei untuk digunakan sebagai sistem kereta bawah tanah Elizabeth Line. Didanai USD 25 milar dan akan dibuka pada tahun 2019.

Mail Rail adalah bagian dari Museum Pos London, di Clerkenwell dekat dengan Stasiun Kings Cross dan Stasiun St Pancras. (msl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED