Di Italia terdapat festival yang paling ditunggu oleh masyarakatnya. Festival ini bukan parade makanan maupun pakaian yang unik, tetapi festival ini diramaikan dengan perang lempar-lemparan jeruk!
Diintip detikTravel dari situr pariwisata Italia, Selasa (14/2/2018) festival ini dapat dilihat di Kota Ivrea di Provinsi Turin, Italia, 116 km dari Kota Milan. Puluhan ribu masyarakat akan berkumpul dan saling melemparkan jeruk ke arah orang-orang yang berpakaian penjaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jeruk-jeruk untuk berperang selama festival (Alessandro Bianchi/Reuters) |
Ada cerita di balik festival Perang Jeruk ini. Dahulunya terjadi perang saudara antara masyarakat Ivrea dengan Pasukan Kerajaan Napoleon. Perang ini dipicu oleh peristiwa pemerkosaan gadis muda bernama Mugnaia oleh salah satu aparat pemerintah. Tragisnya lagi, Mugnaia membalas dendam dengan memenggal kepala pemerkosanya.
Untuk mengenang peristiwa tersebut, orang-orangpun mengadakan festival ini dengan mengganti anak panah dengan buah jeruk. Selama festival, orang-orang dibagi menjadi dua tim. Menjadi masyarakat biasa (yang berjalan kaki) dan pasukan Napoleon (yang berada di atas kereta kuda).
Orang-orang saling lempar jeruk dan menahan sakit (Alessandro Bianchi/Reuters) |
Bagi traveler yang ingin menonton dari jarak dekat, biasanyanya menggunakan pelindung kepala berwarna merah sebagai pertanda penonton. Setelah perang-perangan selama tiga hari, acara nantinya akan ditutup dengan makan besar. Walau banyak memar bahkan ada yang terluka mengeluarkan darah terkena lemparan jeruk, namun orang-orang senang dan menikmati festival ini.
(sym/fay)












































Jeruk-jeruk untuk berperang selama festival (Alessandro Bianchi/Reuters)
Orang-orang saling lempar jeruk dan menahan sakit (Alessandro Bianchi/Reuters)
Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah