Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 27 Mar 2018 17:30 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Jalur Kereta Paling Miring Sedunia, Berani Coba?

Kurnia Yustiana
detikTravel
Foto: Jalur kereta paling miring di dunia (pilatus.ch)
Foto: Jalur kereta paling miring di dunia (pilatus.ch)
Luzern - Kebanyakan jalur kereta dibuat melewati daratan yang rata. Namun tidak di Swiss, ada jalur kereta gunung yang posisinya begitu miring.

Kalau traveling ke Luzern, Swiss, traveler bisa asyik main ke destinasi wisata Gunung Pilatus. Jaraknya sekitar 117 km dari Bern, Ibu Kota Swiss. Nah, di sanalah tempat jalur kereta yang disebut-sebut paling curam di dunia.

Dikutip detikTravel dari situs pengelola wisata kawasan Pilatus, Selasa (27/3/2018), jalur kereta ini telah digunakan sejak lebih dari 1 abad yang lalu. Sekitar abad ke-19, wisata ke puncak Gunung Pilatus mulai naik daun.

Maka dibutuhkan transportasi untuk mempermudah traveler menuju puncak pegunungan itu. Awalnya, insinyur Eduard Locher menawarkan ide pembuatan jalur kereta di Pilatus. Namun tak langsung terlaksana karena membuat jalur kereta di atas gunung itu dianggap ide gila.

(Pilatus/Facebook)(Pilatus/Facebook)
Beberapa tahun kemudian, seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi, barulah ide itu dirasa memungkinkan. Pada 1889, jalur kereta Gunung Pilatus dibuka. Jalur dibuat sepanjang 4.618 meter, dengan rute Desa Alpnachstad-Pilatus Kulm, kawasan puncak gunung di ketinggian 2.073 mdpl.

Menariknya, jalur kereta ini tidaklah sama dengan jalur pada umumnya. Kemiringan jalur kereta Pilatus mencapai 48%. Membuatnya dijuluki jalur kereta paling miring di dunia. Desain khusus yang membuat kereta bisa melewati jalur miring ini pun begitu diapresiasi dan sempat dipamerkan di World Fair 1889 Paris.

BACA JUGA: Garpu Terbesar Sedunia Tertancap di Danau Swiss

Sejak awal beroperasi hingga sekarang, jalurnya tetap di kemiringan yang sama. Hanya kereta uapnya di tahun 1937 berganti menggunakan tenaga listrik. Traveler yang mau ke puncak Pilatus pun bisa menjajal melintas di jalur curam ini.

(tezzoo/Instagram)(tezzoo/Instagram)
Traveler yang takut ketinggian rasanya akan bergetar ketika naik kereta ke puncak Pilatus. Kereta akan menanjak lewat kawasan pegunungan berbatu. Di salah satu sisinya bahkan ada jurang!

Untuk lama perjalanannya mencapai 30 menit. Dengan adanya jalur yang menanjak, pergerakan kereta tak bisa terlalu cepat. Kecepatannya sekitar 8-11 km/jam. Saat arah turun pun kereta tetap berjalan perlahan, waktu tempuhnya sekitar 40 menit.

BACA JUGA: Bule Swiss Keliling Dunia Naik Land Cruiser, Mampir ke Indonesia

Meskipun agak ngeri saat menanjak, pemandangan dari kereta sungguhlah menawan. Traveler dapat melihat keindahan sekitar Gunung Pilatus, Danau Luzern dan alam hijau dari ketinggian. Terkadang pemandangan sapi-sapi yang mencari makan rumput di dekat jalur kereta juga terlihat.

Traveler yang penasaran ingin menjajal jalur yang ngeri-ngeri seru ini, sebaiknya mengecek jadwal pengoperasian kereta dulu. Biasanya kereta di jalur curam tersebut hanya beroperasi mulai pertengahan Mei sampai November. (krn/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA