Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 27 Mar 2018 19:45 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Buah Ini Bisa Bertahan di Suhu Ekstrem Minus 40 Derajat Celcius

Kanada, tempat buah ceri (BBC Travel)
Regina - Tahukah traveler jika ada buah yang bisa berkembang di suhu terendah minus 40 derajat celcius? Buah apa sih?

Melansir BBC Travel, Selasa (27/3/2018), buah ini ada di wilayah tak jauh dari Kota Regina, Saskatchewan, Kanada. Inilah buah ceri yang memiliki warna merah.

Secara tradisional dari dulu, buah ceri tumbuh subur di daerah beriklim sedang di padang rumput di sana. Selama musim dingin, suhu di Saskatchewan bisa turun hingga -40 C dan kondisi kekeringan bisa bertahan selama berbulan-bulan selama musim panas.

Keadaan alam yang demikian akan membatasi apa yang bisa ditanam lalu dipanen oleh petani. Ceri berasa asam itu telah menjadi bahan pokok kuliner di sana selama beberapa dekade.

Buah Ini Bisa Bertahan di Suhu Ekstrem Minus 40 Derajat CelciusFoto: (BBC Travel)
Tumbuh subur dan berlimpah di antara semak-semak dengan pohon tak terlalu tinggi. Buah ceri berwarna merah tua ini akan matang di akhir Juli hingga awal Agustus dan bisa dimakan langsung dari pohon.

"Orang-orang yang paling menyukainya adalah orang-orang yang berasal dari Eropa Timur dan menetap di sini. Mereka benar-benar senang bahwa mereka memiliki ceri berasa asam," menurut Bob Bors, asisten profesor dan ilmuwan tanaman di University of Saskatchewan.


Bors memimpin Program Buah untuk salah satu universitas yang terbesar di Amerika Utara yang telah membiakkan berbagai tanaman keras di musim dingin selama 90 tahun terakhir. Universitas itu juga telah menghabiskan dua dekade terakhir memasarkannya kepada publik untuk membantu membedakan dari varietas lain.

Buah Ini Bisa Bertahan di Suhu Ekstrem Minus 40 Derajat CelciusFoto: (BBC Travel)


"Banyak orang tidak mengerti apa ceri asam itu. Pada tahun-tahun awal saya mempromosikannya mereka tidak percaya untuk mencoba mengembangkannya," kata Bors.

Dalam beberapa tahun terakhir, ceri ini hampir ada di tiap menu di seluruh provinsi karena kandungan gulanya yang tinggi, antioksidan dan daya tahannya kuat. Tidak seperti varietas lain, ceri ini mempertahankan rasa dan warnanya bahkan ketika dimasak pada suhu tinggi.

Pada akhir 1960-an, para profesor dan teknisi pabrik di universitas mulai menanam tanaman ceri asam dengan pohon kerdil itu dari bibit yang mereka kumpulkan dari Kebun Raya Siberia di Rusia. Di musim dingin Saskatchewan, perkawinan silang dengan varietas lainnya, mereka berasumsi ceri ini tidak akan bertahan hidup di salah satu bagian dunia dengan cuaca dingin terekstrem.

(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA