Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 09 Mei 2018 12:30 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Di China, Gurun Pasir di Jalur Sutra Disulap Jadi Kota

Fitraya Ramadhanny
detikTravel
Suasana Kota Korla dan Hongyan River (Fitraya/detikTravel)
Suasana Kota Korla dan Hongyan River (Fitraya/detikTravel)

FOKUS BERITA

Muslim Traveler
Korla - Jalur Sutra China menawarkan destinasi anti mainstream bagi para petualang sejati. Ada Kota Korla di tengah gurun pasir yang berumur ribuan tahun.

detikTravel menjelajah Korla, Rabu (9/5/2018) atas undangan State Council Information Office China dan Information Office Xinjiang Uygur Autonomous Region. Dari Urumqi jaraknya 200 km ke selatan. Saya harus terbang selama 1 jam pakai China Southern Airlines dari Urumqi.

Korla adalah ibukota dari Bayingholin Mongolian Autonomous Prefecture (BMAP), prefektur paling luas di China (471.500 km2). Data yang diperoleh detikTravel dari BMAP, Korla luasnya 7.268 km2, penduduknya sekitar 550.000 orang. 25 Persen adalah etnis minoritas muslim Uyghur, muslim Hui dan etnis Mongol.

Kalau agak sepi, maklum saja. Di sisi utara ada jalur Pegunungan Tianshan dan di selatan ada Gurun Taklamakan. Singkat kata, Korla ada di tengah gurun pasir.

Korla dibangun di tengah gurun pasir (Fitraya/detikTravel)Korla dibangun di tengah gurun pasir (Fitraya/detikTravel)
Saat mendarat, saya terkesima dengan langit yang berwarna agak kekuningan. Itu bukan awan, tapi pasir halus terbang terbawa angin! Namun sepertinya warga kota sudah biasa. Mungkin ada musim di mana bebas dari angin pasir begini.

Hawa dingin dari angin langsung mengigit. Korla iklimnya bukan sub tropis, tapi cold desert alias padang pasir dingin. Brrr, di ujung musim semi, suhunya masih belasan derajat Celcius.

Tak terbayangkan, bagaimana orang mau tinggal di gurun pasir seperti ini. Tapi sudah demikian adanya sejak zaman Dinasti Han 2.000 tahun silam. Korla adalah rute penting Jalur Sutra Utara yang memutari Gurun Taklamakan.

Angin pasir begini sepertinya sudah biasa (Fitraya/detikTravel)Angin pasir begini sepertinya sudah biasa (Fitraya/detikTravel)
Zaman dahulu rute Jalur Sutra dari Xian ke Lanzhou, lanjut ke Dunhuang di ujung timur Great Wall lalu ke Korla, memutari Gurun Taklamakan. Di Korla jalurnya pecah jadi dua, ke Urumqi di utara lalu ke Kazakhstan atau ke Kashgar di selatan lalu ke Kyrgystan.

Setelah 2 ribu tahun, Korla menjelma menjadi kota dengan gedung-gedung bertingkat dan jalanan lebar. Kota ini maju pesat dalam 20 tahun terakhir. Apa saja yang menarik di sini?

Pertama, Korla berjuluk Pear City. Kota ini adalah penghasil buah fragrant pear yang manis dan wangi dan diekspor ke seluruh dunia. Di pinggir kota ada banyak perkebunan pear. Sungguh kuasa Illahi, gurun pasir seperti ini tanah dan mataharinya sangat bagus untuk buah pear. Pastikan kamu mencoba pear hijau ini dengan beli di supermarket atau pasar.

Buah pear Korla sangat terkenal (Fitraya/detikTravel)Buah pear Korla sangat terkenal (Fitraya/detikTravel)
Kedua, ada beberapa taman rekreasi yang bisa didatangi, yaitu Long Shan Park alias Dragon Mountain Park. Ini dulunya bukit gersang yang mengalami penghijauan selama 18 tahun, kemudian menjadi taman rekreasi dan kebun binatang kecil.

Kalau di tengah kota ada Taman Hongyan River Square. Ada pagoda yang bisa dinaiki oleh wisatawan untuk melihat pemandangan 360 derajat. Menara ini asyik banget untuk foto lanskap mengagumi kota gurun pasir dengan langit menguning karena pasir halus yang terbawa angin gurun. Di taman ini juga kita bisa melihat air mancur menari.

Taman Hongyan River Square (Fitraya/detikTravel)Taman Hongyan River Square (Fitraya/detikTravel)
Ketiga, cara terbaik menikmati kecantikan Korla adalah malam hari. Langit berpasir tentu sudah tidak tampak lagi berganti lampu-lampu hias di sepanjang Peacock River yang membelah kota.

Sungai ini beranak menjadi Swan River lalu bergabung kembali. Sehingga, kita bisa naik tur perahu mengelilingi 2 sungai ini menikmati kelap-kelip lampu yang indah.

Traveling jauh ke Korla memang petualangan banget deh. Kota gurun pasir sejak zaman Jalur Sutra ini sudah menjelma menjadi tempat luar biasa. Berani datang ke sini?

Kota Korla yang cantik di waktu malam (Fitraya/detikTravel)Kota Korla yang cantik di waktu malam (Fitraya/detikTravel)


cover foto 1
Suasana Kota Korla dan Hongyan River (Fitraya/detikTravel) (rdy/rdy)

FOKUS BERITA

Muslim Traveler
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED
Wisata Pantai

Pantai Siung yang Menghipnosis

Sabtu, 20 Okt 2018 10:48 WIB

Nikmatilah ombak Pantai Siung di Gunungkidul. Berangkat dengan pikiran jenuh, pantai ini menghipnosis dengan suasana damai dan kita pulang dengan tenang.

Wisata Pantai

Indahnya Wisata Pantai Labuan Bajo

Sabtu, 20 Okt 2018 08:48 WIB

Bagi kalian pecinta pantai dan lautan luas, wajib banget nih untuk berkunjung ke Labuan Bajo. Pengalaman pertama bisa trip ke sana sangat mengesankan.