Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 09 Jun 2018 18:16 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Desa Hantu di China Berubah Sendiri Jadi Cantik

Wahyu Setyo Widodo
Redaksi Travel
Desa Houtouwan yang berubah jadi cantik meski ditinggalkan penduduknya (AFP/Getty Images)
Desa Houtouwan yang berubah jadi cantik meski ditinggalkan penduduknya (AFP/Getty Images)
Houtouwan - Ada satu desa di China yang terbengkalai dan ditinggalkan penduduknya. Alam pun menyulap desa hantu ini jadi cantik dan malah mengundang minat wisatawan.

Desa Houtouwan, begitulah nama desa yang dimaksud. Desa ini terletak di Kepulauan Shengshan di sebelah timur Kota Shanghai. Desa Houtouwan didirikan sekitar tahun 1950.

Dilansir detikTravel dari AFP, Jumat (8/6/2018), dahulu Desa Houtouwan merupakan perkampungan nelayan yang berkembang dengan cukup pesat. Namun di awal tahun 1990-an, desa ini mulai ditinggalkan oleh penduduknya.

Penyebabnya, penduduk desa banyak yang pindah ke China Daratan (Mainland) untuk mencari pekerjaan dan penghidupan yang lebih baik. Akibatnya, lambat laun desa ini mulai kosong, sampai akhirnya sama sekali tak berpenghuni.

(AFP)(AFP) Foto: undefined


Orang-orang baru heboh soal Desa Houtouwan pada tahun 2015, saat desa ini secara tak sengaja 'ditemukan kembali' oleh seorang fotografer amatir bernama Qing Jian. Qing Jian mengambil foto Houtouwan saat sedang ngetrip di Shengshan.

Saat ditemukan, penampakan Desa Houtouwan sudah sangat berbeda dari sebelumnya. Hampir semua sudut bangunan di sana tertutup oleh lumut dan tumbuhan merambat lainnya. Rumah-rumah, hingga jalanan pun terlihat menghijau.

(AFP/Getty Images)(AFP/Getty Images) Foto: undefined


Meski tertutup lumut dan tumbuhan merambat, kesan terbengkalai dan tidak terawat justru sirna di Desa Houtouwan. Yang tampak justru keindahan dan nuansa hijau sejauh mata memandang.

Saat alam mengambil kembali apa yang ditinggalkan oleh manusia, dia justru mengembalikannya ke kondisinya yang paling alami seperti saat sebelum dihuni oleh manusia. Hal yang berkebalikan dengan apa yang dilakukan oleh manusia.

(AFP/Getty Images)(AFP/Getty Images) Foto: undefined


Kini, Desa Houtouwan mulai dilirik lagi untuk dikunjungi wisatawan. Mereka yang datang ke sini biasanya untuk jalan-jalan dan berfoto menikmati nuansa hijau yang berbeda 180 derajat dengan Shanghai.

Mulai tahun lalu, pemerintah kota setempat menetapkan tiket masuk bagi wisatawan yang berkunjung ke Houtouwan. Per orangnya, traveler wajib membayar 50 Yuan (setara Rp 110 ribuan).

Untuk menuju ke sini, traveler bisa naik kapal dari pelabuhan di Hangzhou Bay. Hanya butuh waktu kurang dari 2 jam untuk bisa sampai ke sini. (sym/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED