Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 10 Jul 2018 17:25 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Ada Dagelan Mirip Ketoprak di Tari Tradisional Jepang Ini

Ahmad Masaul Khoiri
Redaksi Travel
Tari Eisa Okinawa (Masaul/detikTravel)
Tari Eisa Okinawa (Masaul/detikTravel)
Naha - Kebudayaan di Okinawa, Jepang memang unik karena tak sepenuhnya asli. Ada Tari Eisa yang di tengah-tengahnya ada dagelan seperti seni ketoprak.

detikTravel berkesempatan menyaksikan Tari Eisha yang merupakan khas Okinawa. Kami serombongan diundang oleh Jetstar dan OCVB (Okinawa Convention & Visitors Bureau) untuk berkeliling di sana beberapa waktu lalu.

Pertunjukan Tari Eisa ini masih ada di dalam komplek Okinawa World. Tari Eisa yang hanya ada di Festival Bon (di pulau utama Jepang disebut Festival Bon Odori) disajikan di sini dalam skala kecil.

Dalam Tari Eisa ini, traveler dapat menikmati pula semua seni pertunjukan orang-orang Okinawa, seperti alat musik tabuh, tarian singa, dan angama. Tari ini memang asli dari Pulau Okinawa.

Melansir berbagai sumber, setiap kelompok pemuda di Pulau Okinawa menjelang Festival Bon akan membentuk kelompok Eisa-nya sendiri. Tentu dengan perbedaannya masing-masing.

Permainan alat tabuh jidor khas Okinawa, Jepang dan alat musik lainnya (Masaul/detikTravel)Permainan alat tabuh jidor khas Okinawa, Jepang dan alat musik lainnya (Masaul/detikTravel)

Melihat Tari Eisa yang diselingi tarian singa sudah pasti seperti pertunjukan barongsai yang identik dengan budaya China. Namun ada yang berbeda, tabuhan musiknya berasal dari jidor dan beberapa alat musik lainnya juga muka singa ini adalah muka dari shisa, yakni singa khas Okinawa yang meniru singa penjaga dari China.

Nah di tengah-tengah tarian singa ini ada dagelannya. Dua aktor bertopeng berparas lucu muncul dari belakang panggung.

Suvenir dibuka setelah pertunjukan Tari Eisha selesai (Masaul/detikTravel)Suvenir dibuka setelah pertunjukan Tari Eisha selesai (Masaul/detikTravel)

Mereka mendekati sang singa dan mengodanya. Tak hanya itu, si aktor dagelan itu juga mirip aktor Ketoprak 'Belong dan Kancil' yang tingkahnya mirip, yakni mengajak penonton ke panggung untuk sekadar berfoto bersama.

Benar-benar mirip! Mungkin, akulturasi budaya Indonesia di Okinawa tak hanya membekas di pertunjukkan seni saja namun masih ada yang lainnya.

Dijelaskan pemandu kami Ai Munakata jika Okinawa memang kental dengan percampuran budayanya. Namun yang paling kental di pulau ini adalah kebudayaan dari China karena daratannya terbilang dekat.

Namun satu yang tak boleh dilakukan penonton saat menonton Tari Eisa yakni melakukan pemotretan selama pertunjukan berlangsung. Mereka hanya diperkenankan mengambil foto saat sesi dagelan saja.

Kesamaan budaya Indonesia dan Okinawa masih ada dalam bentuk yang lain. Tunggu di artikel selanjutnya ya! (bnl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED