Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 01 Agu 2018 12:15 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Di Filipina, Ada Chinatown Tertua di Dunia!

Syanti Mustika
detikTravel
Foto: Salah satu gerbang masuk ke Chinatown Manila (Syanti/detikTravel)
Foto: Salah satu gerbang masuk ke Chinatown Manila (Syanti/detikTravel)
Manila - Chinatown tertua di luar China ternyata ada di Filipina. Tepatnya berada di District Binondo, Kota Manila. Yuk, main ke sini!

Banyak hal yang dapat dijelajahi di Filipina. Selain kekayaan alam dan lautnya, mereka juga memiliki keberagaman budaya. Hal wajib kamu kunjungi bila ke Filipina adalah Chinatown-nya.

detikTravel mendapatkan kesempatan beberapa waktu lalu berkunjung ke Filipina atas undangan Philippine Department of Tourism bersama Philippine Airlines. Kami pun berkunjung ke Chinatown Manila.

Chinatown tertua di luar China ini bisa traveler kunjungi di daerah Binondo, sekitar 3 Km dari pusat Kota Manila. Lokasi ini berseberangan dengan kota tua yang menjadi ikoniknya Filipina, Intramuros. Dua destinasi favorit ini dipisahkan oleh Sungai Pasig.

(Syanti/detikTravel)(Syanti/detikTravel)
Pada saat kunjungan ke sana, kami didampingi oleh Ivan Man Dy. Dia merupakan guide yang selalu menemani orang-orang besar dan selebriti bila ingin menelusuri Chinatown ini. Dia adalah penggagas dari Old Manila Walks, sebuah tour jalan kaki mengelilingi Binondo dan kearifan lokal Manila.

"Selain menikmati kebudayaannya, di sini kamu semua harus mencoba beragam kulinernya. Dijamin semuanya 'sarap' alias enak!," ungkap Ivan.

Chinatown Manila ini telah ada semenjak tahun 1594. Sudah lebih dari 4 abad Kota China Manila ini menjadi kebanggaan Filipina.

Di Chinatown Manila ini traveler bisa menemukan banyak ornamen-ornamen berbau China. Mulai dari toko-toko yang menjual beragam aksesoris seperti lampion, dupa dan beragam patung dewa.

(Syanti/detikTravel)(Syanti/detikTravel)
Sama seperti kehidupan kota pada umumnya, di sini sangat ramai dengan hiruk pikuk kendaraan dan orang yang berlalu lalang. Mobil-mobil dan kendaraan roda dua dan tiga mewarnai jalanan. Beragam toko, restoran, kedai makanan ringan dan kafe-kafe berjejeran di kawasan ini.

Untuk traveler yang Muslim, mesti berhati-hati bila berburu kuliner di sini. Karena sebagian besar restoran dan kafe tidak ada berlabel Halal, alias mengandung daging babi. Mungkin sebelum berbelanja makanan ada baiknya bertanya terlebih dahulu.

detikTravel pun mencoba untuk berkeliling Chinatown Manila ini. Kawasan ini sangat jauh dari kata rapi dan tenang. Bisa dikatakan kawasan Bonodo ini kawasan bisnis alias tempat mencari nafkah bagi keturunan China maupun Filipina asli. Selain toko, juga ramai pedagang kaki lima menjajakan dagangannya. Namun kawasan bisnis ini tidak akan lepas dari nuansa China nya.

Terdapat tempat ibadah seperti klenteng yang tersebar di kawasan ini. Juga ada bangunan-bangunan tua yang telah ditinggal lama. Toko-toko yang bertulisan huruf China bertebaran di sepanjang jalan.

(Syanti/detikTravel)(Syanti/detikTravel)
Adapun waktu terbaik untuk berkunjung ke kawasan ini adalah saat pagi hari, sekitar pukul 09.00 pagi. Karena pada saat ini toko-toko dan restoran rata-rata semua sudah buka. Juga rata-rata kawasan ini mengikuti jadwal reguler buka dari pukul 09.00-18.00 waktu setempat.

"Bila ingin mengelilingi kawasan Cinatown, saya sarankan di pagi hari. Karena tidak panas dan rata-rata toko di sini buka jam segitu. Kamu bisa mengelilingi kawasan ini dengan berjalan kaki kok," ujar Ivan.

Jika traveler ingin berlibur ke Filipina, khususnya ke Manila jangan lewatkan Chinatown Manila tertua di dunia ini ya. Disarankan datanglah di bulan Januari atau Februari saat momen Tahun Baru China. Karena banyak festival dan kegiatan menarik yang bisa traveler nikmati saaat itu. (sym/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED