Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 08 Agu 2018 09:15 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Bukan di Belanda, Ini Taman Bunga Ramadhanu Magelang

Pertiwi
detikTravel
Pengunjung menikmati hamparan bunga celosia di Taman Ramadhanu (Pertiwi/detikTravel)
Pengunjung menikmati hamparan bunga celosia di Taman Ramadhanu (Pertiwi/detikTravel)
Magelang - Magelang bukan cuma punya Candi Borobudur. Di Dusun Danurojo, ada taman bunga cantik, serasa di Belanda deh!

Taman-taman bunga kini tengah hits dan menjadi buruan objek selfie di sejumlah tempat wisata, tak terkecuali di Magelang. Sebut saja taman Dewari di Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang yang identik dengan bunga matahari.

Baru-baru ini, muncul lagi taman bunga celosia yang jaraknya tidak terlalu jauh dengan Taman Dewari. Taman bunga ini dinamai Taman Ramadhanu.

Berlokasi di Dusun Danurojo, Desa Jamus Kauman, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, taman ini menjadi jujugan kaum muda. Tidak hanya dari Magelang sekitar saja, namun juga luar daerah.

Akses jalan yang mudah membuat pengunjung tidak perlu susah payah menjangkau lokasi taman ini. Dari jalan Magelang-Yogyakarta, pengunjung bisa langsung belok ke arah Kecamatan Ngluwar. Jika sudah sampai di lapangan Ngluwar, artinya pengunjung telah sampai di Taman Ramadhanu, karena tempat wisata ini berada persis di sisi Timur lapangan.

Foto: (Pertiwi/detikTravel)


Bagi sebagian wisatawan, taman bunga celosia mungkin sudah tidak asing lagi, mengingat banyak daerah juga memiliki taman serupa. Namun demikian, berbeda dengan daerah lain, Taman Ramadhanu memiliki spot khusus yang mungkin tidak ada di taman bunga lain.

"Di depan taman, kita memiliki irigasi yang dipergunakan untuk memelihara ikan hias. Dulu awalnya, konsep kita memang normalisasi irigasi petani dengan tujuan pelestarian dan kampanye supaya warga tidak membuang sampah sembarangan di saluran irigasi," jelas Kurniawan, Dwi Yulianto, Ketua Karang Taruna Pemuda Danurojo (KPD), Desa Jamus Kauman, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Selasa (7/8/2018).

Dari program normalisasi irigasi tersebut, para anggota KPD memiliki inisiatif untuk memanfaatkan tanah bengkok kepala desa yang dinilai memiliki pemandangan cukup bagus.

"Kita terinspirasi untuk membuat taman bunga, karena di sini kan sudah ada Taman Dewari yang identik dengan bunga matahari. Tapi kita ingin berbeda, dan setelah kita cari-cari, nyari referensi, browsing, ketemu bunga celosia dari toko online," ungkap Kurniawan.

Setelah melalui musyawarah karang taruna, tercetuslah ide pembuatan Taman Ramadhanu dengan konsep penataan crop circle dan ikon kincir angin di tengah taman. Konsep itu pun mendapat dukungan dari kepala desa.

Akhirnya dibentuk beberapa tim yang menangani operasional taman, mulai dari tim pembibitan, tim penata taman, tim sketsa, tim properti, dan lainnya. Seluruhnya terdiri dari anggota karang taruna KPD.

Foto: (Pertiwi/detikTravel)


Sekitar bulan Maret 2018, tim mulai menanam bunga celosia yang dibeli dari toko online dengan modal swadaya.

"Ada sebanyak 15 ribu tanaman bunga celosia yang kita tanam di tanah bengkok seluas sekitar 4000 meter persegi ini. Perawatan bunga cukup mudah, hanya butuh disirami air dan ditanam di tempat panas biar warnanya cerah," terang Kurniawan.

Tak butuh waktu lama, tiga bulan setelah ditanam, atau sekitar bulan Juni 2018, Taman Ramadhanu diresmikan. Nama Ramadhanu dipilih karena lunching taman bertepatan di pertengahan bulan Ramadhan, sedangkan istilah danu lekat dengan daerah Jamus Kauman.

"Jadi harapan kita dengan penamaan ini adalah semoga membawa banyak berkah bagi warga dan semua orang," kata Kurniawan.

Usai dilaunching secara resmi, pengunjung datang silih berganti untuk sekedar menikmati berswafoto di tengah hamparan bunga celosia atau yang dikenal warga dengan sebutan bunga jengger ayam ini.

Sejauh ini, jumlah pengunjung yang datang rata-rata berkisar antara 500-1000 orang per hari untuk hari biasa. Sementara di hari libur, pengunjung bisa mencapai 3-4 ribu orang.

Foto: (Pertiwi/detikTravel)


Adapun harga tiket yang dipatok oleh pengelola cukup terjangkau. Yaitu Rp 8 ribu untuk dewasa dan Rp 5 ribu untuk anak-anak.

Yang membanggakan adalah, karang taruna KPD tetap memegang komitmen awal bahwa mereka akan menyumbangkan sedikit pemasukan dari Taman Ramadhanu untuk panti asuhan.

"Memang dari nadzar awal, prosentase sekian persen dari pemasukan Taman Ramadhanu untuk membantu saudara-saudara di panti asuhan," ujar Kurniawan.

Saat ini, Taman Ramadhanu terus berbenah. Banyak fasilitas dan wahana yang ditambah untuk memperlengkap spot foto bagi pengunjung. Termasuk menyediakan bibit bunga dalam pot yang bisa dibeli untuk dibawa pulang.

Salah satu pengunjung dari Kota Magelang, Desi Ria, mengaku cukup puas dapat mengunjungi Taman Ramadhanu.

"Taman bunga seperti ini bisa menjadi alternatif wisata jika akhir pekan tiba, bisa mengajak seluruh keluarga," katanya.



Tonton juga video: 'Keindahan Taman yang dipenuhi oleh Bunga Warna-warni.'

[Gambas:Video 20detik]




(bnl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED