Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 21 Sep 2018 09:55 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Betapa Cantik Jalur Kereta Tertinggi di Asia Ini

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Foto: Alishan Forest Railway, jalur kereta di atas awan Taiwan (Lai Guo-hua/CNN Travel)
Foto: Alishan Forest Railway, jalur kereta di atas awan Taiwan (Lai Guo-hua/CNN Travel)
Chiayi - Taiwan memiliki jalur kereta gunung menakjubkan. Tak main-main, jalur kereta ini menjadi yang tertinggi di Asia yang berusia mencapai 106 tahun.

Melansir CNN Travel, Jumat (21/9/2018), kereta api yang melalui jalur itu berwarna merah dan krem. Jalurnya menaiki Pegunungan Alishan, ketika kereta lewat penduduk desa akan berhenti sejenak dan melambaikan tangan pada penumpangnya.

Tur untuk para turis ada di kawasan Alishan Forest Railway, jaringan jalur rel kereta yang terbilang itu sejauh 71,4 kilometer. Selesai pada tahun 1912 di bawah pendudukan Jepang, jalur kereta ini digunakan untuk mengangkut pohon cemara hingga terancam punah dari Alishan.

Setelah penebangan dilarang, kereta ini beralih fungsi menjadi kereta penumpang yang naik ke gunung di Taiwan. Alishan Forest Railway dimulai dari Kota Chiayi pada ketinggian 30 meter hingga ke Chushan di ketinggian 2.451 meter dan menjadi stasiun kereta tertinggi di Taiwan.

Tak hanya itu, Alishan Forest Railway juga menjadi jalur perkeretaapian gunung dengan ukuran sempit tertinggi di Asia. Jalurnya lebih tinggi dari Jalur Kereta Darjeeling Himalayan, yang naik dari ketinggian 100 meter hingga 2.200 meter.

Menembus jalur sempit di dalam hutan Alishan (Liao Yuan-chiao/CNN Travel)Menembus jalur sempit di dalam hutan Alishan (Liao Yuan-chiao/CNN Travel)
Alishan Forest Railway tetap seperti 100 tahun yang lalu. Bantalan rel kereta ini masih terbuat dari kayu dan pengemudi harus turun dari kereta secara manual saat mengganti arah lintasan.

Tur di Alishan Forest Railway menjadi salah satu upaya untuk meremajakan dan melestarikannya di bawah manajemen yang baru. Popularitas kereta api ini menurun setelah adanya Alishan Highway yang lebih cepat dibangun pada tahun 1982.

Layanan Alishan Forest Railway telah beberapa kali terganggu oleh bencana alam dan mengalami perbaikan jalur. Selama tiga bulan pemeliharaan dan pemeriksaan, jalur ini dibuka kembali pada bulan Juni 2018.

Tur menggunakan jalur ini mulai berjalan lancar, jadwalnya setiap hari Rabu hingga pertengahan Oktober. Fokus perjalanannya pada sejarah dan budaya Alishan Forest Railway.

Lokomotif tua di Alishan Forest Railway (Maggie Wong/CNN Travel)Lokomotif tua di Alishan Forest Railway (Maggie Wong/CNN Travel)
Para wisatawan bisa menghabiskan waktu di berbagai pemberhentian, seperti di Beimen dan Stasiun Jhuchi. Tur akan berakhir di Desa Hinoki dekat Stasiun Beimen, sebuah desa wisata yang terdiri dari 28 rumah kayu bergaya Jepang yang dihuni oleh pejabat Jepang setengah abad yang lalu.

Jika traveler dapat mengambil tur dari jalur utama dari Stasiun Chiayi ke Stasiun Fenqihu waktu tempuhnya sekitar 2 jam 20 menit. Lalu melanjutkan perjalanannya menggunakan bus dari Stasiun Fenqihu ke Stasiun Alishan.

BACA JUGA: Ada Banyak Alasan untuk Liburan ke Taiwan

Hanya ada satu kereta berangkat dari Chiayi, yakni pada pukul 09.00 pada hari kerja. Lalu ada dua kereta lagi pada pukul 08.30 dan 09.30 pagi pada akhir pekan. Dari Stasiun Alishan, ada tiga jalur yang lebih pendek, yakni Jalur Shenmu, Jalur Zhaoping dan Jalur Chushan.

Pegunungan Alishan adalah penghasil teh oolong terbaik juga kopi di Taiwan. Dalam tur ini ada sesi mencicip teh hingga membeli langsung dari petannya dan jika tak ada traveler bisa mencobanya di kedai teh Stasiun Fenqihu.

Traveler bisa membeli tiket Alishan Forest Railway secara online atau di Taiwan Railway dengan jarak waktu 15 hari sebelum keberangkatan. Tarifnya dihitung berdasarkan jarak mulai dari Rp 4.500 per kilometer, jika perjalanan dimulai dari Chiayi ke Fenqihu biayanya sekitar USD 12 atau Rp 178 ribu. (msl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED