Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 14 Jan 2019 23:10 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Kuil Tertua China yang Misterius, Dai Temple

Bona
detikTravel
Dai Temple yang misterius (Bonauli/detikTravel)
Taian - Kota Taian di sebelah selatan Jinan dipercaya menjadi tempat suci dewa. Di kota kecil inilah terdapat kuil tertua yang misterius, Dai Temple.

Perjalan detikTravel bersama Dwidaya Tour belum berakhir. Dari Kota Jinan, kami berangkat ke Kota Taian yang jadi tempat sakral bagi masyarakat China. Kota ini masih berada di Provinsi Shandong.

Di kota inilah masyarakat China jaman dulu datang untuk berdoa. Menghadap lurus ke arah Mountain Tai ada sebuah kuil bernama Dai Temple. Mountain Tai adalah gunung sakral bagi masyarakat China.

Banyak raja dari berbagai dinasti yang datang untuk berdoa ke Mountain Tai. Tapi sebelum naik ke Mountain Tai, mereka harus terlebih dahulu melakukan upacara di Dai Temple. Ritual ini adalah keharusan.

(Bonauli/detikTravel)(Bonauli/detikTravel)

Saat masuk ke dalam kuil, wisatawan akan langsung di sambut dengan taman kecil di sisi kiri dan kanan. Bukan cuma mempercantik, tapi ini adalah kehendak raja.

"Perjalanan dari Forbidden City ke kota ini memakan waktu yang cukup panjang. Sehingga kuil ini bukan hanya tempat berdoa tapi juga kediaman raja saat ia tinggal di Taian," jelas Dennis, pemandu dari China International Travel Service.

Dari taman, traveler akan dibawa untuk masuk ke pelataran depan Dai Temple. Kuil ini menjadi salah satu yang paling populer di China.

Taman raja (Bonauli/detikTravel)Taman raja (Bonauli/detikTravel)

Wisatawan diperbolehkan untuk masuk dan melihat ke dalam isi kuil. Namun tidak diperbolehkan untuk memotret atau merekam bagian dalam Dai Temple. Peraturannya ini wajib ditaati, sekelompok petugas keamanan akan berjalan mondar-mandir untuk memastikan wisatawan tidak melanggar peraturan.

"Karena kuil ini berumur sangat tua, maka wisatawan yang mau masuk harus menggunakan pembungkus sepatu. Ini meminimalisir kerusakan kuil, karena bangunannya terdiri dari material yang sangat langka," ungkap Dennis.

Begitu masuk ke dalam kuil, wisatawan akan langsung bertemu patung God of Mountain. Memotret wajah dewa akan dianggap kurang menghormati di sini.

Setelah itu akan ada sebuah dua buah lukisan yang dirangkai menjadi satu di tembok sisi kiri kuil. Lukisan ini bercerita tentang God of Mountain yang turun dari Mountain Tai menuju Dai Temple. Dilukisan tersebut ada banyak orang yang mengikuti God of Mountain dari belakang.

(Bonauli/detikTravel)(Bonauli/detikTravel)

"Dari baju para pasukan yang mengawal God of Mountain inilah diketahui kuil ini sudah ada sejak Dinasti Sung atau Tang. Pakaian dua dinasti ini agak mirip, inilah mengapa masyarakat percaya bahwa kuil ini yang paling tua di China," tutur Dennis.

Lukisan ini sendiri pun menjadi misteri. Tak ada yang tahu siapa pelukis dan tanggal pembuatannya. Masyarakat meyakini bahwa lukisan ini diturunkan oleh dewa. Oleh sebab itu, lukisan ini diberi pagar pembatas agar tetap terjaga. Walaupun sudah terlihat retak di beberapa bagian.

Di depan kuil, banyak sekali orang yang datang dan berdoa kepada sang dewa. Dupa dan persembahan diberikan sebagai tanda penghormatan.

Dari depan kuil, wisatawan bisa melihat sisi kanan kiri dari atap kuil. Di sana berdiri 9 dewa berbentuk hewan yang jadi penanda tingkatan keagungan kuil. Sangat sedikit kuil di China yang memiliki 9 hewan ini.

(Bonauli/detikTravel)(Bonauli/detikTravel)

"Bisa dilihat, ada 9 dewa yang berdiri di atas atap kuil. Ini menandakan keagungan kuil. Kuil biasa paling hanya terdiri dari 3-4 hewan. Kalau 9 artinya kuil ini yang diagungkan seperti yang ada di Forbidden City. Pemasangan 9 hewan ini pun tidak sembarangan," cerita Dennis.

Di belakang kuil terdapat sebuah taman luas yang cantik. Taman ini terdiri dari pepohonan cemara dan siprus.

Ada hal lain yang menarik di taman ini. Ada sebuah batu dan pohon cemara yang dianggap suci. Setelah taman dan batu suci, banyak pula patung-patung dengan wujud kura-kura yang menggendong tablet raksasa.

Patung ini bernama Bi Xi dan menjadi perantara antara doa raja dengan dewa. Umur patung-patung ini sangat tua dan dibangun dari berbagai dinasti.

Kediaman raja (Bonauli/detikTravel)Kediaman raja (Bonauli/detikTravel)

Keluar dari taman utama, wisatawan dibawa untuk melihat kediaman para raja. Walau tak begitu besar, paviliun raja dibuat dengan sangat nyaman.

Dengan tiket sebesar 30 YUAN atau sekitar Rp 60.000 per orang, traveler akan dibuai dengan kisah-kisah menarik dari kuil ini. Mau tahu kisah-kisah lain dari kuil ini? Tunggu di artikel selanjutnya ya! (bnl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA