Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 15 Jan 2019 08:20 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Baihuangzhou, Kota Tua China yang Modern

Bona
detikTravel
Kawasan Kota Tua Baihuangzhou (Bonauli/detikTravel)
Jinan - Provinsi Shandong di China punya banyak kota tua yang eksotis. Sebut saja Baihuangzhou, sebuah kawasan kota tua dengan sentuhan klasik yang modern.

Kota Jinan di Provinsi Shandong, China menyimpan banyak destinasi menarik. detikTravel bersama Dwidaya Tour pun mengulik sudut-sudut instagramable di kota ini.

Kalau kemarin sudah mengeksplore Daming Lake, wisatawan tak perlu pusing untuk melanjutkan destinasi selanjutnya. Tepat di depan Daming Lake terdapat sebuah kawasan kota tua bernama Baihuangzhou.

Kawasan Baihuangzhou hanya 5 langkah di depan Danau Daming. Kamu tak akan menyangka kalau Baihuangzhou adalah kawasan rekreasi favorit penduduk lokal di Jinan.

Foto: (Bonauli/detikTravel)


Baihuangzhou menjadi tempat publik yang terbuka dan gratis untuk semua orang. Tak ada pintu masuk atau keluar, kawasan ini mirip dengan Kota Tua Jakarta.

Bedanya, Kawasan Kota Tua Jakarta berisi bangunan Eropa, Baihuangzhou punya bangunan-bangunan bernuansa China klasik. Hal ini terlihat dari penataan bangunan dan jalan yang dibangun dari batu.

Penanda kota tua ini hanyalah batu-batu penghalang yang diletakkan di pinggir kawasan. Sehingga tak ada kendaraan yang bisa masuk ke sini. Bahkan sepeda pun tak bisa.

Bangunan-bangunan di Baihuangzhou sebenarnya tak semuanya asli. Banyak dari rumah-rumah Baihuangzhou yang dibangun ulang. Namun tetap dibuat menyerupai rumah China pada jaman dahulu.

Foto: (Bonauli/detikTravel)



"Kebanyakan sudah rebuilt, tapi tetap dibuat mirip dengan rumah zaman dulu," ujar Dennis, pemandu dari China International Travel Service (CITS).

Kawasan ini dibuat seperti komplek perumahan. Rumah-rumahnya dibangun berderet dengan rapih. Kebanyakan rumah-rumah ini membuka pintunya sebagai museum pribadi.

Wisatawan bisa masuk ke museum ini dengan biaya yang ditentukan oleh pemilik rumah. Kalau bicara koleksinya biasanya adalah benda-benda leluhur milik keluarga.

Selain rumah-rumah bergaya klasik, ada juga kedai-kedai teh yang bisa traveler kunjungi. Yang dijual tentu saja teh dengan resep racikan keluarga jaman dulu.

Lewat kota tua ini, wisatawan juga diajak untuk mengenal kehidupan masyarakat China dulu kala. Seperti adanya kolam di depan rumah.

"Kolam di depan rumah menjadi ciri khas dari kehidupan masyarakat China zaman dulu," ungkap Dennis.

Foto: (Bonauli/detikTravel)



Kolam ini berada persis di depan rumah. Sehingga rumah di kawasan ini dibangun mengelilingi dan menghadap ke kolam. Kolamnya diisi dengan ikan koi atau mas yang menjadi lambang keberuntungan.

Taman-taman kecil di sisi rumah menjadi pemanis yang pas bagi kawasan Baihuangzhou. Wisatawan diajak untuk kembali bernostalgia dengan suasana China klasik tapi dengan sentuhan yang sedikit modern.

Kebanyakan wisatawan datang untuk sekedar berkeliling, berfoto, duduk di pinggir kolam atau memberi makan ikan. Waktu serasa terhenti, yang ada hanyalah angin semilir, guguran daun dedalu dan nuansa oriental yang kental.

Yang tidak boleh dilakukan di Baihuangzhou adalah buang sampah sembarangan. Ada petugas keamanan yang berlalu-lalang untupi ak menjaga ketertiban di Baihuangzhou. Kebanyakan dari mereka tak bisa menggunakan bahasa Inggris. Tapi petugasnya ramah dan akan dengan senang hati melempar senyum kepada wisatawan.

Fasilitas seperti toilet umum juga disediakan di sini. Walau tidak besar, namun kawasan Baihuangzhou jadi destinasi populer bagi warga lokal. Jadi, selamat berjalan-jalan di Kota Tua Baihuangzhou yang super cantik!

Foto: (Bonauli/detikTravel)
(bnl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA