Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 17 Jan 2019 07:25 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Sentuh Pohon Ini, Maka Kamu Diberkati Dewa

Bona
detikTravel
Foto: Pohon keramat di depan Dai Temple (Bonauli/detikTravel)
Taian - Dai Temple di Kota Taian, China memiliki banyak cerita menarik. Di depan kelentengnya ada sebuah pohon keramat yang akan memberkati kamu. Tapi ada syaratnya.

Dai Temple berada tepat di Kota Taian, Provinsi Shandong, China. detikTravel bersama Dwidaya Tour menemukan banyak hal menarik dari kelenteng tua ini.

Di depan kelentengnya, terdapat sebuah pohon cemara yang diberi pagar. Pohon ini memiliki lubang di tengah batangnya.

Persis 100 meter di depan pohon tersebut, terdapat sebuah batu. Batu tersebut dibawa langsung dari Tai Mountain yang dijuluki gerbang surga.

(Bonauli/detikTravel)(Bonauli/detikTravel)
Masyarakat China percaya, siapa pun yang bisa menyentuh lubang di batang pohon tersebut dalam keadaan mata terpejam akan diberkati. Tapi tidak semudah itu.

"Konon, siapa pun yang bisa menyentuh lubang dipohon tersebut sambil menutup mata berarti memiliki hati yang diberkati dewa," ujar Dennis, pemandu dari China International Travel Service.

Ini semacam permainan yang menguji insting. Wisatawan harus menutup mata terlebih dahulu. Kemudian harus berputar mengelilingi batu di hadapan pohon sebanyak 3 kali.

Batu tersebut memiliki permukaan yang bolong-bolong. Kamu diminta untuk meraba dan menghapal permukaan batu yang menghadap ke arah pohon suci.

Setelah berputar, kamu harus berjalan lurus ke arah pohon. Kalau bisa menyentuh lubang di batang pohon, makan kamu akan diberkati oleh dewa.

Tapi kamu harus berjalan tanpa diarahkan lho ya..

(Bonauli/detikTravel)(Bonauli/detikTravel)
Permainan ini mirip dengan yang ada di Alun-alun Kidul Yogyakarta ya? Bedanya di sini hanya ada satu pohon dan harus memegang lubangnya.

Banyak wisatawan yang gagal. Karena begitu berputar, wisatawan akan pusing dan berjalan ke arah lain. Banyak pula yang hampir jatuh melewati pembatas tangga.

Sampai saat ini, permainan ini menjadi salah satu kegiatan yang disukai oleh wisatawan saat sedang berkunjung. Banyak dari mereka terus mencoba sampai berhasil.

"Intinya kalau mau berhasil harus banyak latihan," kata Dennis. (bnl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA