Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 05 Mar 2019 11:20 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Menengok Tempat Nongkrong Milennial Taiwan di Bekas Gudang Pelabuhan

Muhammad Idris
detikTravel
Foto: Muhammad Idris/Detikcom
Foto: Muhammad Idris/Detikcom
Jakarta - Berlibur ke Taiwan tak harus mahal dan merogoh dompet dalam-dalam. Di negara pulau ini, banyak destinasi wisata yang murah dan menarik, banyak di antaranya yang gratis. Salah satunya Pier2 Art Center yang berada di Kaohsiung, kota terbesar kedua Taiwan yang berada di bagian Selatan pulau.

Pier2 Art Center merupakan bekas kompleks pergudangan pelabuhan lama Kaohsiung yang merupakan kota pelabuhan terbesar di Taiwan. Saat pemerintah Taiwan merelokasi tempat bongkar muat ke lokasi pelabuhan baru, bangunan gudang-gudang tua tidak dibongkar, melainkan sengaja disulap menjadi tempat wisata untuk pusat aktivitas seni bagi anak-anak muda.

Bangunan bekas gudang yang menua namun sangat terawat dialihfungsikan menjadi galeri koleksi barang-barang seni. Banyak patung, lukisan, mural, patung gundam, miniatur, dan seni-seni kontemporer lain bertebaran di bekas pergudangan yang sangat luas tersebut. Bagi penyuka foto selfie, Pier2 Art Center adalah surganya. Tak berlebihan, jika Pier2 Art Center ini dijuluki destinasi wisata paling terkenal bagi anak-anak muda Taiwan.

Yang menarik dari Pier2 Art Center, semua arsitektur bangunan dibiarkan seperti aslinya mirip wisata kota-kota tua di banyak negara. Jaringan rel kereta yang memanjang melingkar di kawasan tersebut masih sangat utuh, sementara lokomotif uap tua sisa buatan Eropa sengaja ditempatkan teronggok banyak sudut bangunan, sehingga menciptakan nuansa klasik.

Foto: Muhammad Idris/Detikcom

Taiwan sangat mengandalkan kereta api sebagai transportasi untuk menunjang sektor industrinya. Rel-rel besi menjulur hampir ke setiap gudang di pelabuhan lama tersebut, namun kemudian jaringan rel beserta pergudangan tersebut tak lagi difungsikan sejak tahun 2000.

Gudang utama yang paling besar yang dulunya merupakan tempat penyimpanan gula disulap menjadi museum. Bekas-bekas gedung tua yang tak difungsikan sebagai galeri seni, dimanfaatkan sebagai lokasi berjualan makanan dan souvenir.

Pier2 Art Center berada di tepi laut dan dekat dengan sungai Love River, sehingga suhu udaranya relatif sejuk meski saat panas sekalipun. Butuh 3 jam berjalan kaki menyusuri keseluruhan Pier2 Art Center.

Foto: Muhammad Idris/Detikcom

Jika malas berjalan kaki menyusuri luasnya kawasan tersebut, tersedia kereta mini dengan beberapa gerbong yang bisa dinaiki anak-anak dan orang dewasa. Selain itu, terdapat banyak penyewaan sepeda yang harganya masih sangat terjangkau.

Pier-2 Art Center ini terletak di Dayong Road, Distrik Yancheng, tak jauh dari pusat Kota Kaohsiung. Selain bus, ada jalur MRT dari tengah kota menuju kawasan ini, sehingga sangat memudahkan bagi wisatawan. Untuk menuju kota pelabuhan ini dari Taipei, bisa menggunakan kereta cepat yang bisa ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam dengan kereta cepat.

Foto: Muhammad Idris/Detikcom
(idr/idr)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA