Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 25 Sep 2019 12:10 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Tempat Ini Dijuluki Tanah yang Dibuat Tuhan Saat Sedang Marah

Bonauli
detikTravel
Skeleton Coast (iStock)
Jakarta - Kering, tandus, dan alam yang ekstrem, jadi kata yang kerap digambarkan untuk Skeleton Coast. Tanah yang dibuat saat Tuhan sedang marah, begitu julukannya.

Jangan harapkan menemui destinasi instagramable atau liburan santai di dalam artikel ini. Tak ada ijo royo-royo yang biasanya jadi pelarian bagi mata. Yang kali ini hadir adalah wisata ekstrem luar biasa dari tanah Afrika.

Melalui banyak sumber, Selasa (24/9/2019), detikcom mencoba untuk memberikan informasi pas untuk destinasi satu ini, Skeleton Coast. Bukan sembarang, ada makna penuh dari pemberian nama itu.

Mari mulai dari letak Skeleton Coast. Skeleton Coast berada di antara utara Namibia dan selatan Angola, Afrika Selatan. Penduduk aslinya disebut Saan atau Bushmen.

Tanah yang Dibuat Tuhan Saat Sedang Marah(iStock)

Nama Skeleton Coast tidak muncul begitu saja. Pemberian nama ini diperkenalkan oleh John Henry Marsh ke dalam bukunya yang mengisahkan kapal karam Dunedin Star. Buku yang terbit tahun 1944 ini akhirnya menjadi awal dari nama Skeleton Coast.

Beda dengan pelaut Portugis. Masa lalu laut yang penuh darah dengan perburuan paus membuat pelaut Portugis datang ke Namibia.

Persis seperti yang digambarkan Marsh, pesisir ini punya kekuatan luar biasa untuk menenggelamkan kapal sebelum sampai di pantainya. Dengan tergopoh-gopoh meninggalkan Namibia, pelaut Portugis menyebut pantai ini The Gates of Hell atau Gerbang Neraka.




Jauh sebelum bangsa lain datang, Bushmen sudah lebih dulu mencicipi keganasan Skeleton Coast. Tak ada yang tahan untuk tinggal di tanah ini. Kekeringan dan hawa panas yang menyengat menggambarkan murka Tuhan di dunia.

Bukan kutukan, tapi peringatan bagi siapa pun yang menginjakkan kaki di tanah ini. Bushmen memberinya nama The Land God Made in Anger, atau Tanah yang dibuat Tuhan saat sedang marah.

Seburuk-buruknya julukan yang digambarkan tak bisa melepaskan rasa penasaran tentang Skeleton Coast. Melalui banyak cerita perjalanan, detikcom menemukan kilau dari Skeleton Coast.

(iStock)(iStock)

Sekali lagi, bukan pantai cantik atau safari buatan. Skeleton Coast memberikan pengalaman ekstrem dan uji nyali bagi wisatawan yang datang.

Bayangkan pesisir luas yang dihantam dengan gulungan gelombang besar. Seluas 16.000 km, wisatawan harus puas dengan gurun yang menguntai sejak dari bibir pantai.

Tak ada barisan pohon kelapa. Yang terlihat adalah bangkai kapal sampai kerangka paus. Pernah ada pendataan, Skeleton Coast menyimpan sekitar 500 bangkai di pesisirnya.

Masyarakat setempat percaya bahwa kerangka-kerangka tersebut milik manusia. Pemandangan inilah yang mungkin membuat Marsh menyebut pesisir ini Skeleton Coast.

Pemandangan air laut biru tak bisa dinikmati dengan mudah. Seringkali kabut tebal menutupi lautan. Gelombang dan arus membuat siapa pun enggan untuk main basah-basahan.

Ada pun aktivitas yang terlihat adalah macan tutul, hyena atau pemangsa lain yang mencoba mengisi perut dengan kekayaan laut. Manusia sangat jarang terlihat di tempat ini.

Hal ini dikarenakan sangat sulitnya izin yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk wisatawan setiap tahunnya. Kalau bisa masuk, kekayaan alam Namibia siap menyambutmu!

(iStock)(iStock)

Kekayaan seperti apa maksudnya?

Sangat gersang tidak membuat Skeleton Coast sepi dari fauna. Sebut saja, macan tutul, cheetah, gajah, kucing caracal, jerapah, gemsbok, antilop sampai flamingo juga hidup di sini. Lautnya pun terisi dengan anjing laut sampai hiu.

Kita mulai dari laut. Gelombang tinggi Skeleton Coast membuat surfing menjadi kegiatan dari wisatawan.




Surfer pun tak bisa sembarangan. Kamu mau mau menikmati pantai dihimbau untuk tidak melukai anjing laut maupun lumba-lumba. Karena saat terbawa gelombang besar, mamalia inilah yang jadi acuan untuk kembali pantai.

Alam Skeleton Coast hanya bisa dijelejahi dari pintu utara antara Mowe Bay dan Sungai Kunene. Area ini bisa dijangkau dengan safari tenda dan izin masuk ke zona terbatas.

Penjelajahan ini pun tidak bisa dibilang biasa. Karena untuk tiba di Sungai Kunene, wisatawan harus melaluis operator khusus seperti Afrika Travel Resource (ATR) dan Wildspace Adventure.

Hanya dua operator inilah yang memiliki izin khusus dari taman nasional dan kepala suku. Izin ini sangat penting karena wisatawan akan melewati salah satu daerah terpencil di Afrika.

(iStock)(iStock)

Selain operatur tur khusus, wisatawan juga bisa menikmati alam ekstrem ini dengan kemping safari pribadi mewah di Hoanib Skeleton Coast Camp. Kamp ini menawarkan akses ke pantai terbaik dan safari dengan 4x4 menyusuri Sungai Hoanib.

Selain itu apa lagi yang bisa dilihat?

Ekstremnya tanah Skeleton membuat kebanyakan fauna darat berevolusi. Seperti gajah yang berukuran lebih kecil tapi punya kaki lebih panjang dan lebar. Evolusi ini memudahkan gajah untuk berjalan di pasir gurun.

Kebanyakan hewan darat tahan untuk tidak minum selama berminggu-minggu. Mereka akan mengkonsumsi makanan kaya air seperti akan dan umbi.

Pesisir ini juga memiliki laguna yang diisi oleh kawanan flamingo. Sambil menunggu musim migrasi, sekitar 50.000an flamingo akan tumbuh sehat di area laguna sampai muara.

Bicara soal padang gurun menjadikan Skeleton Coast unik. Menjadi bagian dari Namib-Naukluft National Park, Skeleton Coast seringkali menjadi gambaran umum dari Namibia yang berpasir.

Memang, gundukan pasirnya membuat siapa pun tak akan tahan untuk tinggal di sini. Saat malam tiba, dingin yang menyengat bikin tubuh menggigil.

Tanah yang Dibuat Tuhan Saat Sedang Marah(iStock)

Di tengah gurunnya yang tak berpenghuni inilah terdapat fenomena alam fairy circle atau fairy rings. Ini adalah fenomena lingkaran yang dikelilingi oleh tumbuhan. Kalau dilihat dari ketinggian mirip jejak kaki.

Ada beberapa teori terkait dengan fenomena ini. Masyarakat lokal Himba percaya bahwa formasi lingkaran tersebut dikarenakan oleh arwah dan jejak dari Dewa Mukuru. Ada pula yang bilang kalau itu adalah jejak dari UFO atau peri yang menari saat malam.

Para ahli sendiri masih bingung dengan fenomena lingkarang yang berdiameter 1,5-6 meter. Yang mungkin saja terjadi adalah swasembada vegetasi. Persaingan akar antar rerumputan menyebabkan bagian tengah lingkaran jadi gundul.

Dari ulasan yang sudah diberikan, kira-kira traveler makin penasaran dengan Skeleton Coast?

Simak Video "Kuba Kirim Ratusan Petugas Medisnya ke Afrika Selatan"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA