Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 22 Okt 2019 23:10 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Awas Salah! Di Negara Ini Gelengkan Kepala Artinya Iya

Bonauli
detikTravel
Ilustrasi Bulgaria (iStock)
Ilustrasi Bulgaria (iStock)
Sofia - Liburan ke Bulgaria mungkin bikin kamu sedikit bingung. Negara ini punya bahasa non-verbal yang berlawan dengan masyarakat dunia.

Saat melancong ke berbagai negara dunia, pasti ada hal unik dan khas yang jadi cerita. Seperti di Bulgaria, diintip detikcom dari berbagai sumber, Selasa (22/10/2019), negeri ini punya bahasa non-verbal unik.

Jadi begini. Bahasa non-verbal seperti gelengan atau anggukan kepala boleh jadi memiliki makna sama banyak tempat; gelengan berarti tidak, sedangkan anggukan bermakna iya. Tapi karena ada beberapa faktor, Bulgaria melakukan gerakan ini dengan arti yang berbeda.

Nah, kalau traveler menggelengkan kepala saat di Bulgaria, isyarat itu bermakna mengiyakan. Sebaliknya, anggukan kepala artinya tidak. Bahasa non-verbal yang dipergunakan di Bulgaria ini tidak terjadi begitu saja.

Orang BulgariaOrang Bulgaria Foto: (iStock)

Ada 3 teori yang dipercaya sebagai cikal bakal perubahan bahasa non-verbal tersebut. Teori pertama datang dari kepercayaan orang Bulgaria.

Mari mundur sejenak, di abad ke-14 Bulgaria belumlah menjadi negara merdeka yang berdaulat. Mereka masih masuk ke dalam kawasan Balkan yang dijajah oleh Utsmaniyah dari Turki selama 500 tahun. Negara Balkan sudah lebih dulu memegang kepercayaan sebagai umat kristen dan dalam masa penjajahan tersebut konon ada paksaan untuk pindah agama. Penolakan bisa berujung kematian.

Untuk menyelamatkan diri, orang-orang Bulgaria mengubah tradisi bahasa non-verbal ini. Mereka sepakat bahwa menggelengkan kepala artinya iya, sedangkan mengangguk artinya tidak. Hal ini hanya diketahui oleh sesama orang Bulgaria. Sehingga ketika kembali ditanya oleh penjajah mengenai pindah agama, mereka akan mengangguk kepada penjajah. Tanda universal untuk setuju, padahal artinya tidak.

Teori kedua adalah akulturasi budaya dari India. Kita tahu bahwa India juga menggelengkan kepala sebagai tanda setuju.

Yang terakhir berasal dari suku semi nomaden Bulgaria. Ceritanya, mereka meniru kuda yang menggelengkan kepada atau mengangguk saat ada makanan di depan.



Meski masih penuh tanda tanya tentang asal-usulnya, namun cerita dengan teori pertama adalah yang diyakini oleh masyarakat. Kini sudah banyak orang Bulgaria yang menyamakan bahasa non-verbal ini dengan arti internasional.

Kalau kamu liburan ke Bulgaria, ada baiknya untuk menggunakan bahasa verbal ketimbang anggukan kepala yang bisa saja bikin salah tafsir. Pasalnya, untuk sesama orang Bulgaria bahasa non-verbal ini terkadang bisa dicampur-campur.




Simak Video "Nyam! Bule Kere Makan Kue Lapis Sisaan Orang dengan Santai"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA