Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 21 Des 2019 19:30 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Rangkuman Cita Rasa Dunia dalam Kompletnya Ragam Kuliner Dubai

Bonauli
detikTravel
Ilustrasi wisata kuliner emierati (iStock)
Jakarta - Liburan ke Dubai pasti tak jauh dari wisata kuliner tradisional khas emirati yang menginspirasi serta tempat kuliner paling beragam di dunia! Inilah ragam makanan khas Dubai di beberapa tempat ikonik dan hidden gems sejati di seluruh kota, cocok untuk semua anggaran dan selera.

Dubai lahir dari gurun pasir. Karena letak geografisnya, orang-orang Dubai dekat dengan makanan yang terbuat dari karbo dan daging.

Kuliner ini lahir dari suku asli Dubai yang tinggal di gurun. Susu unta, daging rempah dan pencuci mulut yang manis menjadi kuliner khas hingga saat ini. Jangan kaget, makanan tradisional UAE menggunakan banyak daging, biji-bijian dan susu.


Ada beberapa macam makanan tradisional Dubai, contohnya Maq'louba, Margooga, Harees, Machbous, Frsee'ah, Fireed, Jisheid, dan Mishwy untuk makanan utama. Kalau sarapan, biasanya ada roti raqaq, khameer, dan chebab. Roti-roti ini dihidangkan bersama keju, sirup, kurma, atau telur.

Dubai juga mengenal pencuci mulut atau desserts, seperti luqaimat, khabeesa dan balaleet. Selesai makan, biasanya orang Dubai suka mengakihirinya dengan secangkir teh merah dengan campuran mint.

Di antara banyaknya inovasi makanan modern dengan rasa internasional, kuliner tradisional khas emirati tetap menjadi incaran. Berikut ini beberapa tempat untuk menikmati ragam kulineran khas Dubai.


Seven Sands adalah sebuah restoran di kawasan Jumaerah Beach Resident (JBR). Dengan dekorasi khas arab, restoran ini bisa membuat kamu sibuk berswafoto sambil menunggu makanan khas emirati.

Kemudian ada Al Fanar, restoran khas emirati yang memiliki banyak cabang di Dubai. Kamu bisa menemukan restoran ini di Festival City Mall, Town Center Mall dan Jumaerah Road. Bukan cuma makanannya, restoran ini juga dibuat mirip dengan rumah orang Arab zaman dulu.

Di distrik Al Fahidi ada sebuah restoran yang bernama Arabian Tea House. Restoran ini menyuguhkan panekuk khas emirati dan beberapa makanan lain dengan citarasa tradisional.


Selanjutnya ada Camel Station, The Dubai Mall yang menggabungkan masakan global dengan makanan sehari-hari di Emirati. Menu utama diantaranya adalah salad unta; burger unta yang disajikan dengan keju burrata, jamur, dan arugula; dan pizza unta yang ditaburi dengan mozzarella, bawang renyah, rempah aioli dan bawang hasil karamelisasi.

Untuk kuliner yang lebih eksotis, pengunjung dapat mencicipi kuliner Dubai terbaru, di antaranya:

Amazonico, DIFC menjanjikan masakan penuh warna dan kekinian yang terinspirasi oleh warisan kuliner yang kaya dengan dekorasi bergaya Amazon. Restoran ini terbagi menjadi tiga ruangan berbeda yaitu meja dan lounge sushi di lantai dasar, lantai pertama dengan atap terbuka, dan ruang makan pribadi yang terinspirasi dari Copacabana.

• Kinara by Vikas Khanna adalah restoran khas JA Lake View Hotel yang memperkenalkan sentuhan modern pada masakan tradisional India. Restoran ini dipimpin oleh koki bintang Michelin, Vikas Khanna.

Meshico, The Pointe memadukan teknik kuliner Meksiko dengan sentuhan kontemporer, memadukan rasa yang kaya dari cabai, saus, dan rempah-rempah aromatik. Tempat ini terdiri dari lebih dari dua lantai, dengan dekorasi yang eye-catching yang terinspirasi oleh kerajaan Aztec kuno seperti lampu gantung piñata kaca hingga 300 alebrijes (patung seni burung kolibri khas rakyat Meksiko).

Veganity, City Walk adalah restoran yang menyajikan makanan bebas daging dengan lebih dari 200 hidangan menu dari seluruh dunia, termasuk acai, nutri-bowl, pasta 'bakso' vegan, gnocchi dan bahkan pancake.


Untuk Surga para hipster, pengunjung bisa menjelajahi lingkungan Al Quoz:

Sama seperti Distrik Meatpacking Kota New York, Al Quoz telah menjadi lanskap sempurna bagi komunitas hipster Dubai yang berkembang pesat. Banyak pilihan untuk kopi special, mulai dari pelopor RAW Coffee dan Tom & Serg, hingga pendatang baru hapi dan Boston Lane.

Biasanya menu di sini disajikan di suasana yang penuh dengan dekorasi unik, lagu alternatif dan indie, bahan bacaan yang bagus, pria-pria muda berkemeja flannel, para seniman dan pemimpi, dan banyak karakter lainnya.

Bahkan ada pula chocolaterie yang sepenuhnya buatan sendiri di Al Serkal Avenue, Mirzam Chocolate Makers. Pabrik coklat pemenang penghargaan ini membuat sendiri coklat batang mereka di rumah dari awal, lengkap dengan bungkus yang dirancang oleh seniman lokal.

Terakhir, pecinta makanan dan penjelajah wajib mencoba tur bertema makanan yang juga dapat kamu lakukan di area ini. Konsep rumahan Frying Pan Adventures dirancang untuk memanjakan para penjelajah pecinta kuliner dan pecinta makanan jalanan.




Simak Video "Bius Pesona Ekstrem dari Dubai"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA