Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 27 Mar 2020 11:20 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Konservasi Panda di China Kembali Dibuka dengan Pengawasan Ketat

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Pembibitan Panda Raksasa dibuka Kembali
Foto: (iPanda/facebook)
Chengdu -

Setelah situasi China semakin membaik, sebagian wisata telah kembali dibuka. Salah satunya wisata konservasi panda ini.

Seperti dilansir dari akun Facebook iPanda, Pangkalan Penelitian Pembibitan Panda Raksasa di Chengdu atau Panda Base telah dibuka kembali pada 25 Maret 2020. Sebelumnya kawasan wisata ini di tutup saat awal tahun 2020.

Foto: (iPanda/facebook)

Namun, untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para pengunjung, staf dan pastinya panda, pihak Panda Base masih akan mengambil beberapa langkah, di antaranya membatasi jumlah pengunjung. Jumlah maksimum pengunjung setiap hari ditetapkan menjadi 5000 pengunjung. Untuk mengunjungi lembah panda pun dibatasi menjadi 800 pengunjung.

Selain itu, pengunjung juga diingatkan untuk memperhatikan keselamatan dan kesehatan mereka. Selama pembelian dan pengecekan tiket dan tur, para traveler harus menjaga jarak setidaknya 1,5 meter dari yang lain.

"Jika Anda merasa tidak enak badan selama tur, silakan kunjungi klinik kami segera untuk konsultasi dan jelaskan kondisi Anda," tulis pihak Panda Base dalam akun Facebook.

Pengunjung yang dicurigai memiliki gejala COVID-19, akan dikarantina sementara. Tempat ini telah mendirikan satu situs karantina sementara di sebelah klink dan satu lagi di sisi barat pintu masuk.

Foto: (iPanda/facebook)

Penjualan tiket menggunakan mesin otomatis telah dihentikan dan penjemputan tidak tersedia. Selain itu, penerjemahan juga tidak diberikan selama periode pencegahan pandemi Corona.

Saat memasuki tempat wisata, pemeriksaan suhu tubuh juga tanpa kontak akan dilakukan. Mereka yang memiliki suhu tidak normal, melebihi 37,3 derajat tidak diizinkan masuk.

Nah, untuk mengurangi kontak sosial, pengunjung yang membeli tiket online di situs disarankan memindai kode QR yang disediakan di pintu masuk untuk verifikasi nama pembelian tiket. Sedangkan untuk pembeli tiket offline, juga harus menunjukkan ID yang valid yang sesuai dengan ketentuan saat membeli tiket.

Pengunjung yang membeli tiket online dan tidak menggunakan tiketnya dapat mengajukan pengembalian uang melalui platform pemesanan. Langkah-langkah yang disebutkan akan disesuaikan dengan situasi aktual penyebaran virus Corona.



Simak Video "Metode Keren Belajar Sejarah di China"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA