Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 19 Mei 2020 12:21 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Pantai Ini Punya Pasir Seperti Popcorn, Favorit untuk Surfing

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Pantai dengan pasir unik di Kepulauan Canary, Spanyol.
Pasir Pantai Fuerteventura di Spanyol (Facebook)
Corralejo -

Pantai Fuerteventura dikenal akan pasirnya yang unik. Ada di Spanyol, pasir pantainya punya bentuk mirip camilan popcorn.

Apabila Indonesia punya Pink Beach, maka Spanyol punya pantai dengan pasir yang menyerupai popcorn. Dikumpulkan detikcom dari berbagai sumber, Selasa (19/5/2020), bahkan destinasi wisata itu sampai dijuluki pantai popcorn atas keunikannya.

Berlokasi di Pantai Fuerteventura, Kepulauan Canary, Spanyol, pantai itu memang sempat viral di dunia maya saat akhir tahun 2018 lalu. Tak sedikit wisatawan hingga Instagrammer yang liburan ke sana kala itu.

Secara teknis, pasir pantai berbentuk popcorn itu merupakan fosil terumbu karang bernama rhodolith berumur 250 tahun yang tercipta alami dari terumbu karang yang terkena erosi dan terbawa ke bibir pantai. Bersatu dengan pasir pantai hitam dan batuan vulkanik, terumbu karang itu tak ubahnya dengan popcorn berwarna putih seperti diberitakan Daily Mail.

Hanya saja, popularitas pantai popcorn itu juga mengundang masalah. Tak sedikit turis yang ketahuan membawa pulang batu fosil unik unik berbentuk popcorn itu untuk hiasan rumah.

[Gambas:Instagram]



Menyadari hal tersebut, pemkot La Olivia di Fuerteventura sampai membuat kampanye khusus bernada peringatan untuk turis yang berkeinginan membawa pulang sebagai suvenir.

Para ahli memperkirakan, kalau sekitar 10 kilogram 'popcorn' dicuri dari pantai itu setiap bulannya seperti diberitakan The Sun. Apabila ditotal, jumlahnya bisa mencapai 120 kilogram per tahun.

Pantai dengan pasir unik di Kepulauan Canary, Spanyol.Pantai dengan pasir unik di Kepulauan Canary, Spanyol (Facebook)

Apabila sebelumnya hanya warga lokal yang mengambil sebagian fosil untuk dekorasi rumah, kini lonjakan jumlah turis kian memperburuk pencurian fosil tersebut.

"Sekarang ini sudah kelewatan," ujar Wali Kota La Oliva, Isai Blanco.

Lebih lanjut, tindakan tak bertanggung jawab itu juga berpotensi besar membawa kerusakan bagi lingkungan setempat. Pihak pemkot setempat juga punya aturan yang melarang turis membawa suvenir dari pantai, dengan denda sebagai sanksinya.

Hanya menurut peneliti lingkungan setempat bernama Jaime Coello, aksi pemerintah setempat untuk melindungi fosil berbentuk popcorn itu masih begitu minim.

"Pengawasan dan sanksi yang lebih ketat diperlukan. Di Fuerteventura yang memiliki luas lebih dari 1.500 kilometer persegi, hanya dijaga oleh 7 pengawas saja," ujar Jaime.

Untuk informasi, Fuerteventura merupakan pantai terbesar kedua di Kepulauan Canary. Pantai Fuerteventura memiliki panjang sekitar 850 meter dan cukup populer di kalangan pecinta surfing.



Simak Video "Belanda Vs Spanyol Berakhir Tanpa Pemenang"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA