Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 01 Jul 2020 05:47 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Bandara Hantu Itu Kini Jadi yang Tersibuk

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Bandara Teruel Spanyol
Bandara Teruel Spanyol (Foto: CNN)
Teruel -

Bandara ini dikenal sebagai bandara hantu. Tapi, kini fasilitas itu penuh dan tak memiliki ruang lagi untuk menyimpan pesawat.

Diberitakan CNN Travel, bandara itu memang tidak memiliki penumpang, Bandara Teruel namanya. Menjadi yang tersibuk di Spanyol, di keadaan luar biasa ini mengalahkan bandara di Madrid dan Barcelona.

Bandara hantu Teruel berdiri di atas kawasan stepa di dataran tinggi Spanyol bagian timur. Tak ada bandara komersial yang dibangun di tempat demikian.

Daerah ini adalah kawasan yang paling jarang penduduk di Eropa. Provinsi Teruel tak masuk radar jutaan wisatawan yang mengunjungi Spanyol setiap tahun.

COVID-19 dan permasalahan di dunia penerbangan jadi penyebab meningkatnya popularitas Bandara Teruel. Pelanggan bandara ini bukan penumpang tapi pesawat itu sendiri.

Iklim kering jadi pilihan maskapai menaruh pesawatnya di sini untuk sementara. Pesawat dapat disimpan di bandara hantu Teruel dalam jangka waktu yang lama.

Maskapai tak perlu biaya besar dalam pemeliharaan. Pesawat pun bisa terbang dengan baik saat dibutuhkan kembali nanti.

Bandara ini memiliki fasilitas Tarmac Aerosave, grup penerbangan Prancis yang menawarkan layanan penyimpanan, pemeliharaan, dan daur ulang pesawat. Mereka mengelola dua situs serupa lainnya di selatan Prancis.

Perjalanan udara yang tak menentu membuat pesawat terbesar saat ini, A380 harus pensiun lebih awal. Sudah ada yang mengajukan grounded bagi pesawat raksasa bermesin empat itu, beberapa dari mereka telah berakhir di Bandara Teruel.

Bandara Teruel SpanyolA380 di Bandara Teruel Spanyol (Foto: CNN)

Bandara Teruel kehabisan ruang

Salah satu maskapai yang dilayani di sini adalah Air France. Maskapai ini telah menyimpan 180 pesawat dari total armada sebanyak 224.

Sebagian besar tetap disimpan di pangkalan Perancis, di Paris dan Toulouse. Segelintir A380-nya diterbangkan ke Teruel sebelum perusahaan mengumumkan bahwa mereka mengajukan pensiun, yang awalnya direncanakan untuk tahun 2022.

Sumber-sumber di Air France mengkonfirmasi bahwa pada tanggal 11 Juni, maskapai ini memiliki lima pesawat A380 di Bandara Teruel.

Bandara Teruel juga menerima tiga A380 dari maskapai Lufthansa. Perusahaan asal Jerman itu juga mengirimkan seluruh armada A340-600 ke Teruel dan akan dinonaktifkan selama dua hingga tiga bulan ke depan.

Kedatangan begitu banyak pesawat dalam jumlah besar menambah beban kerja yang sudah cukup besar di Bandara Teruel. Bandara ini memiliki kapasitas untuk menyimpan hingga 125 pesawat sekaligus.

Di masa lalu, pada tahun 2015, maskapai Transaero asal Rusia bangkrut. Perusahaan mengirim sebagian besar armadanya ke Teruel dan kini akan diuji lagi batas kapasitasnya.

Pedro Sáez, direktur di Tarmac Aerosave, mengatakan bahwa sementara perusahaan ini mengurus 66 pesawat yang sudah ada dalam penyimpanan dan terparkir di Bandara Teruel sebelum pandemi. Sekarang fasilitas itu memiliki 109 pesawat.

Bandara Teruel SpanyolPuluhan pesawat di Bandara Teruel Spanyol (Foto: CNN)

Bandara Teruel kedatangan beberapa pesawat yang sangat besar, sebanyak sembilan A380 dan 40 A340 pada awal Juni.

Proyek perluasan Bandara Teruel telah direncanakan dengan menghabiskan dana sebesar USD 26,9 juta. Nantinya bakal ada fasilitas pengecatan pesawat dan hangar besar yang dapat menampung dua A380 secara bersamaan.

Manajer bandara memikirkan bagaimana mengoptimalkan ruang yang ada. Dua puluh lima pesawat telah ditempatkan di tanah yang tidak diaspal, karyawan yang cuti diperkerjakan kembali.

Ini adalah pekerjaan padat karya. Karena pesawat terbang membutuhkan perawatan dan pemeliharaan khusus selama penyimpanan.

Air France memperkirakan bila sebuah pesawat disimpan dalam waktu 1-3 bulan diperlukan 150 jam perawatan yang dibagi dalam tiga fase. Pesawat mesti dirawat mesin, ventilasi udara, pengeringan cairan dan pelumasan sayap juga roda.

Kegiatan perawatan itu dilakukan berulang. Pesawat juga perlu digerakkan secara berkala untuk mengurangi tekanan pada ban dan menyalakan kembali mesinnya secara teratur.

Ketika pesawat akan kembali mengudara dibutuhkan waktu persiapan hingga dua hari untuk keluar kandang dari Bandara Teruel. Karena ada pemeriksaan tambahan.



Simak Video "Warga Daerah Terpencil Ini Berkurang Setengah Gegara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA