Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 31 Agu 2020 13:50 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Heboh Aksi Meludahi Al Quran, Norwegia Punya Kampung Muslim yang Aman

Putu Intan
detikTravel
Kampung muslim norwegia
Dintrik Gronland di Norwegia merupakan rumah bagi komunitas muslim. (Foto: Ady Candra/d'traveler)
Oslo -

Distrik Gronland merupakan kampung muslim di Oslo, Norwegia. Komunitas muslim dapat bebas beribadah dan mengakses makanan halal di sini.

Namun ketenangan itu seakan terusik oleh aksi demo yang berujung perobekan Al-Quran di Oslo pekan lalu. Protes di Norwegia terjadi pascaprotes serupa di Malmo, Swedia pada Jumat pekan lalu. Polisi bahkan menangkap sejumlah aktivis sayap kanan karena membakar Alquran. Aksi ini ditengarai diperintah oleh politisi anti-Islam, Rasmus Paludan yang berasal dari Denmark.

Aksi tersebut lantas membuat masyarakat, termasuk negara Turki geram. "Tindakan provokatif ini merupakan pukulan berat bagi budaya hidup berdampingan dan nilai-nilai Eropa," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan.

Hubungan antar umat beragama di Eropa memang dikenal baik di mata dunia. Salah satu contohnya dapat kita lihat di kampung muslim yang terletak di Oslo, Norwegia. Oslo sendiri memang dikenal sebagai kota ramah muslim di Eropa Utara atau yang dikenal Skandinavia.

Pertumbuhan populasi umat muslim di kota ini cukup tinggi, pada tahun 2013 penganut Islam mencapai 8,5% dari total penduduk Oslo atau sejumlah 52.688 jiwa. Jumlah tersebut menempatkan Islam menjadi agama terbesar kedua setelah Katolik.

Kampung muslim norwegiaCentral Jam-e-Mosque. Foto: Ady Candra/d'traveler

Umat muslim ini umumnya tinggal di Distrik Gronland yang berbatasan dengan pusat kota. Di sana terdapat pusat kegiatan muslim, bangunan masjid, restoran halal dan berbagai perlengkapan muslim tersedia di sana.

Untuk sarana ibadah umat muslim terdapat dua masjid dengan jamaah cukup besar yakni The Islamic Cultural Center dan Central Jam-e-Mosque.

The Islamic Cultural Center atau Pusat Kebudayaan Islam Norwegia dibangun tahun 1974 yang sekaligus menjadikan masjid pertama di Norwegia. Bangunan ini terdiri dari empat lantai, di samping tempat ibadah juga sebagai pusat syiar Islam di Norwegia dan pusat penyelenggaran pendidikan Al Quran.

Berjalan 10 menit melintasi Gronlandpark terdapat Central Jam-e-Mosque, di samping masjid juga merupakan Kantor Pusat World Islamic Mission di Norwegia yang dibangun tahun 1994. Fasad depan masjid bermotif keramik yang didominasi warna biru. Ini merupakan campuran gaya Iran dan Spanyol.

Kampung muslim norwegiaThe Islamic Cultural Center (ICC) Masjid Pertama di Norwegia. Foto: Ady Candra/d'traveler


Kemudian di samping sarana ibadah sepanjang jalan di Gronland banyak dijumpai restoran halal terutama menjual masakan Pakistan dan Turki. Salah satu restoran dan tempat perbelanjaan yang cukup terkenal adalah Gronland Basar dengan konsep restoran dan perbelanjaan khas Norwegia. Banyak imigran yang tinggal di kawasan ini.

Kehadiran kampung muslim ini tentu amat berarti bagi komunitas muslim, terutama untuk membantu menentukan waktu sholat, lamanya berpuasa, serta menemukan produk halal. Dengan adanya kampung ini, umat muslim dapat menjalankan kehidupannya dengan lebih baik di tengah lingkungan non muslim dan dinginnya negara dekat kutub utara tersebut.

(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA