Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 02 Okt 2020 14:47 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Wisata Malaysia yang Ramah untuk Traveler Lansia

Shenandona
detikTravel
menara
Foto: (andikset/d'Traveler)
Jakarta -

Malaysia memiliki tempat wisata yang ramah untuk traveler lansia (lanjut usia). Kebanyakan ada di Kuala Lumpur.

Tempat-tempat wisata yang ramah terhadap lansia itu ada di gedung-gedung yang menjadi ikon Malaysia atau objek wisata yang memang sengaja dibangun bernuansa Malaysia banget.

Tempat wisata di Malaysia yang bersahabat untuk lansia itu di antaranya:

1. Menara Petronas.

Pesona menara kembar Petronas yang menjulang tinggi menarik buat saya yang jalan-jalan bersama keluarga. Tempatnya mudah dijangkau, sudah begitu berfoto di sana sudah menjadi tanda kita menjejak Kuala Lumpur.

Menara Petronas memiliki mall dan bioskop, jadi bisa sekaligus berbelanja, nonton, dan makan. Tapi, untuk berfoto dengan latar Petronas yang sepi menjadi gampang-gampang susah karena wisatawan cukup banyak yang ke kawasan ini.

Apabila traveler ingin naik ke puncak Menara Petronas, kami sarankan traveler datang pagi hari. Karena, jika traveler datang siang hari tidak memungkinkan, karena antrean yang sangat banyak setiap harinya.

2. Batu Caves

Batu Caves juga menjadi salah satu destinasi favorit para wisatawan jika ke Malaysia. Ciri khas yang menjadi daya tariknya adalah patung dewa Hindu yang tinggi besar di pintu masuk, tangga curam sebanyak 272 anak tangga, tiga gua, monyet-monyet yang banyak berkeliaran di tangan dan dekat gua.

Transportasi ke tempat ini cukup mudah, traveler bisa membeli tiket KTM Komuter Line di KL Sentral. Lama perjalanan kurang lebih 40 menit, dengan harga tiket sekali jalan RM 2,60.

Keberangkatan kereta pertama ke Batu Caves mulai pukul 06.56 sedangkan kereta terakhir dari KL Sentral ke Batu Caves pukul 22.46. Hanya selisih 30 menit hingga 1 jam antara satu kereta dengan kereta berikutnya.

3. Stadhuys

Bangunan Stadhuys adalah bangunan bersejarah yang terletak di jantung Kota Melaka. Bangunan ini berwarna serba merah dan memiliki sebuah menara jam.

Bangunan Stadhuys dalam bahasa Belanda berarti dewan pengurus bandar. Bangunan yang memiliki nilai sejarah tinggi ini terletak di samping Gereja Christ di Jalan Laksamana.

Bangunan ini mulai dibangun pada tahun 1650 sebagai rumah resmi gubernur Belanda. Gaya bangunan ini strukturnya mirip dengan bangunan Belanda.

Bangunan ini juga memiliki catatan sejarah di sektor pendidikan. Ketika abad ke-19, tanah Melaka masih diperintah oleh Inggris, ada bagian pendidikan yang dibina di pekarangan Stadhuys makanya disebut juga Malacca Free School. Sekolah ini biasa diikuti oleh anak-anak dari golongan menengah ke atas.

4. Melaka

Apabila traveler ingin menikmati kuliner khas asal Malaysia dan enak nah di melaka adalah tempatnya , banyak toko suvenir juga disini, suasana kalo di Idonesia seperti perpaduan antara kota tua dan kampung cina banyak spot foto indah juga.

5. Jalan Alor

Alor di sini banyak kuliner asal atau khas Malaysia dengan harga terjangkau dan yang pasti halal, namun ada yang tidak halal juga sih, tergantung mau yang mana .

Semoga pandemi virus Corona segera berakhir dan Malaysia membuka pintu buat traveler Indonesia ya.

***

Artikel merupakan kiriman pembaca detikcom. Bagi yang ingin berbagi pengalaman traveling, traveler bisa mengirimkan artikel dan foto lewat sini.



Simak Video "Seru Banget Wisata Menjelajahi Thailand!"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT