Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 20 Nov 2020 15:12 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Pulau Paling Terpencil dan Berpenghuni Jadi Taman Laut Terbesar di Atlantik

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Tristan de Cunha
Pulau Tristan de Cunha (Foto: iStock)
Tristan de Cunha -

Pulau ini adalah yang paling terpencil di dunia yang terdapat penduduk di dalamnya. Kini, wilayah itu jadi taman laut terbesar di Samudera Atlantik. Adalah Tristan de Cunha namanya.

Diberitakan oleh Lonely Planet, Jumat (20/11/2020) pulau ini masuk dalam Wilayah Luar Negeri Inggris di Atlantik Selatan yang hanya dihuni 254 warga.

Benara adanya jika Tristan de Cunha adalah pulau berpenghuni paling terpencil di Bumi. Pulau ini akan segera mengklaim sematan unik lain, yakni ketika menjadi taman laut lindung terbesar di Atlantik.

Pemerintah Inggris telah mengumumkan bahwa perairan di sekitar Tristan da Cunha akan menjadi kawasan laut lindung. Berapa luasnya, hampir 700.000 km persegi!

Ada peraturan yang ditegakkan sejak penerapan kawasan lindung. Yakni, penangkapan ikan dengan pukat, penambangan laut dalam, dan aktivitas berbahaya lainnya akan dilarang di sana.

Kepulauan ini adalah rumah bagi banyak spesies unik. Di sana ada paus sikat selatan dan anak-anaknya, paus paruh gembala yang sulit ditangkap, hiu sevengill, elang laut hidung biru yang terancam secara global, dan burung petrel Atlantik.

Tristan de CunhaTristan de Cunha (Foto: Tristan de Cunha)

Tristan de Cunha adalah rumah bagi 80% populasi anjing laut berbulu Antartika. Dan di sini juga habitat bagi 90% populasi penguin rockhopper utara.

Puluhan juta burung laut juga makan di Tristan de Cunha. Status suaka alam ini akan sangat membantu dalam melindungi satwa liar lokal.

Traveler yang berkunjung akan membantu Inggris mencapai target untuk melindungi 30% lautan dunia pada tahun 2030 melalui Program Sabuk Biru.

Tristan de CunhaTristan de Cunha (Foto: Tristan de Cunha)

"Kehidupan kami di Tristan da Cunha selalu didasarkan pada hubungan kami dengan laut, dan itu berlanjut hingga hari ini," kata James Glass, kepala pulau di wilayah itu, dalam sebuah pernyataan.

"Itulah mengapa kami melindungi 90% perairan kami sepenuhnya, dan kami bangga dapat memainkan peran kunci dalam menjaga kesehatan lautan," imbuh dia.

Selanjutnya Tristan de Cunha

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Berita Dunia: Bertaruh Nyawa Arungi Samudera Atlantik"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA