Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 04 Okt 2022 06:11 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Deretan Kota di Eropa Paling Ramah Lingkungan, yang Mana Favoritmu?

Yasmin Nurfadila
detikTravel
yellow train at early morning in Berlin Oranienburger Strasse
Transportasi publik di Berlin. Foto: Getty Images/iStockphoto/golero
Jakarta -

Di antara 28 kota paling populer di Eropa, Berlin berhasil memuncaki kategori kota di Eropa paling ramah lingkungan untuk wisatawan.

Dilansir dari Schengen Visa Info, Berlin menjadi juara kota paling ramah lingkungan untuk wisatawan dalam sebuah survei yang diadakan oleh aplikasi penyimpanan bagasi bernama Bounce. Survei tersebut mempertimbangkan banyak faktor, di antaranya yaitu jumlah hotel berkelanjutan, transportasi publik, hingga kualitas udara.

Berdasarkan survei tersebut, Berlin mendapatkan skor keberlanjutan total sebesar 6,98 dari 10.

Berikut 10 besar kota di Eropa paling ramah lingkungan untuk wisatawan:

  • Stockholm, Swedia dengan skor 6,93
  • Zurich, Swiss dengan skor 6,56
  • Munich, Jerman dengan skor 6,51
  • Paris, Prancis dengan skor 6,40
  • Roma, Italia dengan skor 6,25
  • Wina, Austria dengan skor 5,77
  • Copenhagen, Denmark dengan skor 5,71
  • Valencia, Spanyol dengan skor 5,40
  • Frankfurt, Jerman dengan skor 5,29

Dari 10 kota dengan skor teratas, tiga di antaranya merupakan kota yang berada di Jerman. Urutan ini kemudian diikuti di bawahnya oleh Helsinki, Finlandia (5,24), Lausanne, Swiss (5,13), Brussels, Belgia (5,13), London, Inggris (4,71), Amsterdam, Belanda (4,66), dan Bucharest, Rumania (4,66).

Sementara itu, lima kota ini menempati urutan terbawah dalam daftar. Artinya, kota-kota ini merupakan kota dengan tingkat berkelanjutan yang sangat rendah. Kelima kota itu adalah Sofia, Bulgaria; Dublin, Irlandia; Belgrade, Serbia; Athena, Yunani; dan Rotterdam, Belanda.

Penilaian ini bersesuaian dengan fokus Presidensi Republik Ceko yang diungkapkan oleh pihak Parlemen Uni Eropa pada bulan Juli lalu. Disebutkan bahwa Presidensi ini akan berfokus pada peningkatan resiliensi pariwisata serta dekarbonisasi transportasi.

Selain itu, mereka juga mempromosikan moda transportasi kereta api. Kemudian mereka juga menekankan bahwa mereka akan terus berupaya mencari cara baru untuk mempromosikan pariwisata ramah lingkungan.

"Menteri Transportasi Martin Kupka dan Deputi Perdana Menteri Bidang Digitalisasi dan Menteri Pengembangan Regional Ivan BartoŇ° menekankan bahwa Presidensi akan berfokus pada dekarbonisasi transportasi, mempromosikan perjalanan kereta, memastikan jalur solidaritas untuk Ukraina berfungsi dan meningkatkan resiliensi pariwisata, " begitu pernyataan resmi dari Parlemen Uni Eropa.



Simak Video "Menikmati Lezatnya Sop Buntut Bercita Rasa Khas Nusa Tenggara, Lombok"
[Gambas:Video 20detik]
(ysn/fem)
BERITA TERKAIT