Keunikan DMZ, Wisata Perbatasan Antara Dua Korea yang Berbeda

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Keunikan DMZ, Wisata Perbatasan Antara Dua Korea yang Berbeda

Bonauli - detikTravel
Sabtu, 30 Mei 2026 07:17 WIB
FILE PHOTO: Foreign tourists participating in DMZ tour walk past a military fence near the demilitarized zone separating the two Koreas, in Paju, South Korea July 19, 2023.   (REUTERS/Kim Hong-Ji)
Wisata DMZ di Korea (REUTERS/KIM HONG-JI)
Seoul -

Zona Demiliterisasi Korea atau Demilitarized Zone (DMZ) merupakan salah satu garis perbatasan yang paling ketat dijaga di dunia. Perbatasan damai ini dibuka untuk wisatawan, lho!

Membentang sepanjang 250 kilometer dengan lebar 4 kilometer, DMZ membelah Semenanjung Korea menjadi dua bagian: Korea Selatan dan Korea Utara. DMZ tercipta pasca-gencatan senjata Perang Korea pada tanggal 27 Juli 1953, yang berfungsi sebagai zona penyangga untuk mencegah pecahnya kembali konflik bersenjata di antara kedua negara yang secara teknis masih berperang hingga hari ini.

Selama puluhan tahun, DMZ identik dengan kawat berduri, pos penjagaan militer, dan ketegangan geopolitik yang tinggi. Area ini sepenuhnya steril dari aktivitas warga sipil biasa, menciptakan sebuah ironi di mana alam justru berkembang dengan sangat liar dan lestari tanpa sentuhan manusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, seiring berjalannya waktu dan berbagai upaya rekonsiliasi yang dilakukan oleh pemerintah Korea Selatan, citra DMZ perlahan mulai bergeser. Wilayah yang dulunya memancarkan aura mencekam kini mulai bertransformasi menjadi simbol harapan dan perdamaian.

ADVERTISEMENT

Melalui program DMZ Peace Tour, pemerintah Korea Selatan membuka gerbang pembatas ini secara terbatas sebagai destinasi wisata edukasi dan sejarah. Wisatawan dari berbagai belahan dunia kini dapat melihat langsung sisa-sisa sejarah kelam perang dingin, mengintip kehidupan di dalam wilayah Korea Utara, sekaligus merayakan semangat perdamaian.

Dirangkum dari buku panduan wisata Korea, berikut adalah panduan destinasi wisata DMZ yang terbagi di dua provinsi utama:

1. Gyeonggi-do (Sektor Barat: Paju)

Provinsi Gyeonggi, khususnya wilayah Paju, merupakan titik akses DMZ yang paling populer bagi wisatawan karena jaraknya yang relatif dekat dengan ibu kota Seoul.

Imjingak Pyeonghwa-Nuri Park & DMZ Live:

Di taman perdamaian ini, kamu bisa melihat posko pengungsian, monumen, dan "Bridge of Freedom" yang legendaris. Menariknya, di sini terdapat DMZ Live yang dibuka sejak tahun 2020. Ini adalah ruang pameran teknologi tinggi (VR dan media seni) di mana pengunjung dapat melihat visualisasi seluruh Semenanjung Korea dan kehidupan liar DMZ secara interaktif. Dari taman ini pula, wisatawan bisa mengintip sekilas desa di Korea Utara.

Panmunjeom (JSA - Joint Security Area):

Ini adalah "jantung" dari ketegangan sekaligus perdamaian kedua Korea. Panmunjeom merupakan area keamanan bersama di mana tentara Korsel dan Korut berdiri saling berhadapan. Tempat ini juga menjadi saksi sejarah sebagai rumah bagi zona aman tempat berlangsungnya berbagai dialog damai pertama antarkedua negara.

Dorasan Station:

Sebuah stasiun kereta api internasional yang dibangun dengan harapan besar. Stasiun ini berada di dalam Civilian Control Zone (Zona Kendali Sipil) dan dirancang untuk menghubungkan jalur kereta api Korea Selatan menuju Korea Utara hingga menembus trans-Siberia di masa depan.

The 3rd Tunnel:

Terowongan penyusupan ketiga ini ditemukan pada tahun 1978. Dibangun secara rahasia oleh Korea Utara, terowongan bawah tanah ini hanya berjarak 52 kilometer dari kota Seoul dan dirancang untuk dapat melewatkan ribuan tentara per jam dalam sebuah serangan mendadak. Kini, wisatawan dapat turun langsung ke dalam terowongan ini menggunakan kereta khusus atau berjalan kaki.

2. Gangwon-do (Sektor Timur: Goseong, Cheorwon, dan Yanggu)

Bagi Anda yang mencari petualangan yang lebih mendalam, Provinsi Gangwon menawarkan lintasan DMZ terbesar sebagai tempat wisata yang berbatasan langsung dengan Korea Utara. Jalur ini menawarkan lanskap alam yang lebih mentah dan nilai sejarah perang yang sangat kental.

Goseong

Goseong Unification Observation Tower:

Berlokasi di titik paling utara dari pantai timur, observatorium ini menyajikan pemandangan spektakuler Gunung Geumgangsan di Korea Utara dan garis pantai yang menghubungkan kedua negara.

Hwajinpo:

Kawasan danau air payau yang indah ini menyimpan sejarah unik. Di sini berdiri Hwajinpo Castle, tempat di mana Rhee Syngman (Presiden pertama Korea Selatan) dan Kim Il-sung (Pendiri Korea Utara) pernah memiliki pondok peristirahatan (cottage) musim panas mereka sendiri sebelum perang pecah.

Cheorwon

DMZ Eco Peace Park & Woljeong-ri Station:

Taman ekologi ini menawarkan jalur trekking unik di dalam zona militer yang masih asri. Tidak jauh dari sana, terdapat Stasiun Woljeong-ri yang menampilkan puing-puing kereta api yang hancur dibom saat perang, menjadi simbol kepedihan akibat perpisahan.

Korean Worker's Party Headquarters:

Bangunan bergaya Uni Soviet yang hancur ini dulunya merupakan markas besar Partai Buruh Korea Utara saat Cheorwon masih berada di bawah kekuasaan Utara sebelum Perang Korea. Tembok-temboknya yang penuh lubang peluru menjadi saksi bisu sengitnya pertempuran.

Cheorwon Peace Observatory:

Menyediakan teleskop berspesifikasi tinggi untuk melihat langsung pos penjagaan dan aktivitas pertanian militer di wilayah Korea Utara.

Yanggu

The 4th Tunnel & Eulji Observatory:

Terowongan keempat yang ditemukan pada tahun 1990 ini merupakan satu-satunya terowongan yang menyediakan kereta listrik dalam tanah untuk wisatawan. Setelah dari terowongan, wisatawan bisa naik ke Observatorium Eulji untuk melihat pemandangan panorama wilayah Korut dan cekungan Punchbowl yang terkenal.

Dutayeon Pool:

Sebuah kolam alami berair jernih di dalam area kontrol militer yang sempat tertutup bagi publik selama lebih dari 50 tahun. Tempat ini menyajikan keindahan alam yang luar biasa dan kini menjadi simbol pulihnya alam di tengah sisa-sisa konflik.

Sebagai destinasi yang sarat akan nilai sejarah, emosi, dan harapan, DMZ Peace Tour menawarkan pengalaman perjalanan unik yang tidak akan ditemukan di tempat lain di dunia.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Liburan ke Korea Kini Bisa Tanpa Visa, Ini Syaratnya"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads