Jantung Deg-degan Ikut Simulasi Gempa di Tokyo

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Jantung Deg-degan Ikut Simulasi Gempa di Tokyo

Endah Silvianingrum - detikTravel
Jumat, 01 Jun 2012 11:00 WIB
Jakarta - Gempa dan kebakaran, jangan sampai terjadi saat melakukan liburan. Namun Tokyo, Jepang menjadikan musibah ini sebagai wahana wisata di Honjo Bosaikan. "Gempa" ini berkekuatan 7,0 SR!Teringat musibah tsunami yang melanda Jepang Maret 2011, menginspirasi saya untuk mengunjungi Honjo Bosaikan (Honjo Disaster Prevention Hall) di daerah Yokokawa, Sumida-Ku, Tokyo. Destinasi unik ini sudah menjadi buah bibir bagi wisatawan yang melancong ke Jepang.Honjo Bosaikan, sebenarnya memiliki fungsi sebagai Dinas Pemadam Kebakaran. Namun, tempat ini juga menjadi pusat pembelajaran untuk persiapan menghadapi bencana.Memulai perjalanan, kami menaiki kereta JR Sobu Line tujuan Stasiun Kinshicho. Saat menuju tempat ini saya melewati area taman bermain yang sangat bersih, terpelihara, dan juga luas. Sungguh menakjubkan, bagaimana Negeri Sakura ini menyediakan dan memelihara fasilitas umumnya. Setelah meneruskan perjalanan selama 10 menit, tibalah saya beserta teman di Honjo Bosaikan.Seorang petugas informasi menyambut kedatangan kami di Honjo Bosaikan. Sungguh beruntung kedatangan kami karena simulasi asap kebakaran dan gempa menjadi jadwal hari itu. Apalagi, untuk ikut dalam simulasi ini wisatawan tidak dikenakan biaya sepeser pun alias gratis!Pemutaran film tentang bencana menjadi permulaan kami di Honjo. Intisari dari film itu pun membuat saya memahami bagaimana menghadapi gempa dan kebakaran.Saat terjadi kebakaran dan gempa, poin pertama adalah tidak panik, berlindung di bawah meja yang kokoh, dan segera keluar rumah. Kedua, penting bagi satu keluarga mempunyai satu tempat yang dijadikan meeting point yang telah disepakati sebelumnya.Tujuannya agar pihak keluarga tidak saling mencari di dalam rumah, bila terjadi gempa susulan dikhawatirkan rumah akan rubuh dan terjebak di dalam reruntuhan. Ketika kebakaran terjadi, warga segera bertindak dengan mengambil peralatan pemadam yang disediakan di lokasi-lokasi strategis sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang.Ternyata, pemerintah Jepang memasukkan program pelatihan penggunaan alat pemadam di sekolah-sekolah. Hal ini dapat segera bertindak ketika terjadi kebakaran. Lagi-lagi saya takjub akan Jepang.Nah, simulasi asap kebakaran merupakan rute selanjutnya. Asap yang digunakan seperti asap sungguhan. Asap ini sangat membuat sesak nafas. Mencari pintu keluar darurat merupakan hal pertama yang harus kami lakukan. Sambil berjalan dengan cara berjongkok serendah mungkin karena asap tidak merambat di tempat rendah.Saya bersama peserta simulasi lainnya sangat menikmati acara ini. Liburan, belajar, sambil bertualang di Honjo Disaster menjadi pengalaman yang tak akan terlupakan. Ya, selanjutnya kami akan digoyang dengan kekuatan 7,0 SR. Lah! Inilah permulaan kami menjajal simulasi gempa. Ini kali pertama saya merasakan gempa dengan skala sebesar itu.Di sini saya juga mengetahui bahwa sangat penting mempersiapkan barang-barang dalam satu tas khusus yang bisa langsung dibawa ketika terjadi bencana. Barang-barangnya bukan harta berharga lho, tapi seperti makanan, minuman dan obat-obatan.Huff! Capek, deg-degan, tapi seru bertualang di Honjo. Bukan pilihan yang salah kalau Anda juga memasukan Honjo Bosaikan sebagai destinasi pilihan saat berlibur ke Negeri Sakura ini. (travel/travel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads