Mengejar Lumba-lumba di Pantai Lovina
Rabu, 16 Apr 2014 11:12 WIB
Titry Frilyani
Jakarta - Sebagian besar wisatawan datang ke Bali untuk melihat pantai, pura atau surfing. Namun mumpung nanti ada long weekend, ayo coba sesuatu yang baru misalnya mengejar lumba-lumba di Pantai Lovina.Dari Denpasar, membutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk sampai ke Lovina. Lebih nyaman jika kita menyewa mobil meskipun kita juga bisa naik transportasi umum dari Terminal Tegal di Denpasar ke Terminal Ubung, untuk kemudian naik bus dengan tujuan Lovina.Jika ingin melihat lumba-lumba di Lovina, lebih baik kita menginap satu malam di Lovina karena kita harus keluar untuk melihat lumba-lumba sekitar pukul 06.00 WITA. Di sepanjang Pantai Lovina, berjejer penginapan dengan berbagai pilihan harga.Untuk booking perahu melihat lumba-lumba, bisa melalui penginapan tempat kita menginap. Per orang biayanya tidak sampai Rp 100.000.Sekitar pukul 05.30 WITA, kita akan dijemput di penginapan. Perahu yang digunakan disebut Jukung, yang bisa dinaiki oleh maksimal 5 orang. Setelah semua peserta datang, perahu bergerak menuju lautan.Ternyata, banyak sekali perahu yang menuju lautan untuk melihat lumba-lumba, semuanya berkumpul di satu spot. Untuk bisa melihat lumba-lumba, kita bergantung pada cuaca dan juga keberuntungan. Tidak ada yang bisa menjamin kalau kita pasti akan melihat lumba-lumba.Ternyata saya cukup beruntung karena tidak lama saya bisa melihat serombongan lumba-lumba yang berloncatan di sekitar perahu. Tidak mudah untuk mengambil gambar lumba-lumba ini karena gesitnya gerakan mereka, hingga kadang perahu-perahu harus bergerak mengejar mereka.Setelah sekitar satu jam saya melihat lumba-lumba lucu itu, perahu bergerak kembali menuju pantai. Pengalaman melihat lumba-lumba di Lovina adalah pengalaman seru yang bisa dinikmati di Bali.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan











































Komentar Terbanyak
Ketika Ijazah Wakil Presiden Indonesia Dipajang Abadi di Kampus Top Belanda
Viral, Turis Indonesia Diduga Beri Makan Plastik ke Rusa di Nara Park
Liburan di Bali, Turis China Kehilangan Perhiasan Senilai Rp 178 Jutaan