Situs pencarian travel, Expedia menggelar sebuah survei yang menunjukkan negara-negara yang paling jarang liburan, ditengok dari Huffington Post, Senin (19/11/2012). Dalam survei yang bertajuk Expedia's 2012 Vacation Deprivation, terlihatlah bahwa orang Asia yang paling jarang mengambil cuti untuk liburan.
Dari 13 hari cuti yang bisa diambil, orang Jepang hanya mengambil cuti selama 5 hari setiap tahunnya. Menyusul Jepang, ada Korea Utara yang masuk jadi salah satu negara yang paling jarang liburan. Mereka liburan selama 7 hari dari waktu cuti yang tersedia selama 10 hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Orang Italia memiliki pembelaan mengenai kenapa mereka hanya menggunakan secuil waktu cuti mereka untuk liburan. Dari survei, disebutkan bahwa kendala liburan orang Italia adalah bos yang tidak mendukung untuk memberi izin libur. Orang Korea Utara dan Denmark juga mengalami masalah yang sama mengenai bos yang sulit memberikan izin libur.
Sementara kendala yang dialami orang-orang dari negara lain adalah sulitnya mengatur waktu dengan sahabat atau keluarga untuk liburan bersama. Masalah lainnya adalah keuangan. 19 Persen peserta survei mengaku mereka tidak bisa menyisihkan uang untuk liburan.
Ada juga negara-negara yang mempergunakan waktu liburannya dengan maksimal. Negara-negara ini didominasi oleh Eropa seperti contoh, Prancis dan Spanyol. Mereka memiliki cuti selama 30 hari setiap tahunnya dan mereka menghabiskan cuti tanpa sisa satu hari pun.
Inggris, Swedia dan Norwegia memiliki 25 hari cuti per tahun dan mereka pun menggunakan semuanya hari cutinya. Orang Jerman menyisakan cuti 2 hari dari 28 hari cuti yang disediakan.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Arahan Prabowo, Bandara Husein dan Adi Sutjipto Diaktifkan Lagi untuk Penerbangan Sipil
Viral Bule Hadang Mobil di Nusa Dua, Ia Berlutut Minta Tolong
Bandara Husein Bangkit Lagi? Farhan Senyum Lebar Dapat Sinyal dari Prabowo