Suara bising dari lorong hotel kerap mengganggu traveler yang sedang menginap. Beberapa hotel pun menyiasati hal ini, Premier Inn misalnya. Jaringan hotel di Britania Raya ini memasang detektor suara di lorong mereka.
Traveler seringkali terganggu karena suara bising. Dalam perjalanan pesawat misalnya, banyak traveler tidak bisa istirahat karena suara anak-anak yang berlarian di koridor. Beberapa maskapai pun mengambil langkah dengan menyediakan penerbangan bebas anak-anak.
Sama halnya dengan hotel. Banyak traveler yang mengaku terganggu oleh suara berisik para tamu dari lorong hotel. Demi kepentingan tamunya, beberapa hotel tidak tinggal diam. Jaringan hotel Premier Inn di Britania Raya misalnya, memasang detektor suara di lorong-lorong hotel mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaringan hotel Premier Inn terkenal karena program pengembalian uang kepada tamu yang tidak bisa tidur nyenyak saat menginap. Disinyalir, pengaplikasian detektor suara ini juga untuk meminimalisir jumlah pengembalian uang tersebut. Tentu saja, salah satu alasan tamu tidak tidur nyenyak adalah suara berisik di lorong hotel.
Beberapa tahun lalu, jaringan hotel Travelodge di Britania Raya 'melindungi' tamunya dengan cara yang lebih ekstrim. Pihak hotel memerintahkan petugas untuk berjaga di sepanjang lorong. Petugas ini harus mengingatkan para tamu agar tidak berisik.
(sst/sst)










































