Sebuah program televisi di AS, 20/20, mengungkapkan hasil penelitian dari US Food and Drug Administration terhadap katering maskapai. Hasilnya mengejutkan, lebih dari 1.500 pelanggaran kesehatan ditemukan dalam kurun waktu 4 tahun. Pelanggaran maskapai ini jumlahnya lebih tinggi dibanding pelanggaran pada industri lain.
LSG Sky Chefs, pemasok utama makanan pesawat, adalah salah satu subjek penelitian. Betapa mengejutkan, di makanannya ditemukan semut, lalat hidup dan mati, juga kecoa!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil pemeriksaan tersebut, kecoa ditemukan dalam jumlah yang cukup banyak. Bahkan terlalu banyak untuk dihitung jumlahnya.
Perusahaan lain yaitu Gate Gourmet punya masalah lain. Makanan dari katering ini tidak disimpan di lemari pendingin, melainkan di sebuah tempat yang kurang higienis.
Pihak Gate Gourmet mengatakan akan segera memperbaiki seluruh masalah ini secepatnya. Perusahaan katering ini pun mengaku tanpa adanya pemeriksaan Food and Drug Administration (FDA) kesehatan masyarakat yang akan bepergian dengan pesawat bisa terancam.
Sementara itu, tikus ternyata juga pernah ditemukan dalam makanan di Delta Airlines. Pihak maskapai mengaku hal ini adalah kecelakaan yang tidak terpublikasi. Ancaman kesehatan lain dari makanan maskapai adalah jamur, dan tidak higienisnya karyawan katering. Hasil penelitian itu, mereka tidak mencuci tangan sebelum membuat masakan!
(sst/sst)










































