Mungkin, Anda termasuk dari traveler yang merencanakan berlibur ke Pulau Dewata pada liburan akhir tahun ini. Beberapa tempat wisata di sana, seperti Kuta yang paling terkenal, menjadi arena spesial untuk momen pergantian tahun.
"Kita prediksikan suasananya (pergantian tahun di Kuta-red) akan cukup padat, mengingat satu minggu ke belakang banyak terdapat pertambahan kendaraan dari luar daerah yang mengingkat," kata Kapolsek Kuta, Kompol Gede Putu Dedi Ujiana kepada detikTravel, Kamis (27/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi padat itu adalah kemacetan panjang dari banyaknya kendaraan yang masuk ke Kuta. Kendaraan tersebut datang dari berbagai wilayah di sekitar Bali, kebanyakan berasal dari Pulau Jawa.
"Macet itu sudah dari Denpasar, karena adanya pembangunan jalan tol. Selain itu masuk ke arah Pantai Kuta juga sudah macet. Banyak juga kendaraan yang jalannya pelan-pelan untuk menikmati pantai atau melihat-lihat restoran untuk makan," lanjut kapolsek yang sering disapa Dedi ini.
Lalu, bagaimana solusinya?
"Kita sudah menjalankan Operasi Lilin untuk mengantisipasinya. Lalu kita akan mengadakan penutupan arus pada tanggal 31 Desember 2012 pukul 16.00 Wita dari Jl Raya Legian, Sidoi, Bemo Corner, sampai menuju pantai. Kemudian dari sepanjang pantai sampai Pullman kemudian daerah Simpang Melasti," lanjut Dedi.
Dedi juga menambahkan, pihak kepolisian sudah memberitahu masyarakat tentang penutupan arus ini sejak dua minggu lalu. Kendaraan para wisatawan dapat diparkir di Central parkir di Jl Raya Kuta. "Jadi ya para pengunjung bisa berjalan kaki untuk ke Pantai Kuta," tambahnya.
Pantai Kuta adalah tempat yang ramai saat pergantian tahun. Semenjak sore, wisatawan dapat berselancar, berjemur, berfoto, dan juga bermain-main di pasirnya. Saat pergantian tahun menjelang, wisatawan dalam dan luar negeri pun berpesta di pantai atau kafe-kafe sekitar lainnya saat waktu menunjukan pukul 00.00 Wita.
"Imbauan kami kepada masyarakat agar lebih waspada dalam perjalanan. Sebab, kita tidak tahu niat setiap orang datang ke Kuta ada yang berwisata atau lainnya. Lalu, kalau ada masalah langsung datang saja ke kantor kami di Jl Raya Kuta, dekat Toko Oleh-oleh Krisna," lanjut Dedi menjelaskan.
(aff/fay)










































