Agar Liburan Lancar, Vaksinasi Dulu!
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Agar Liburan Lancar, Vaksinasi Dulu!

Faela Shafa - detikTravel
Kamis, 14 Feb 2013 14:50 WIB
Agar Liburan Lancar, Vaksinasi Dulu!
Suasana saat seminar berlangsung (Shafa/detikTravel)
Jakarta - Traveler perlu menyiapkan banyak hal agar liburan berjalan sempurna. Namun traveling tak akan maksimal jika sakit menerjang. Inilah pentingnya vaksinasi sebelum memulai perjalanan.

"Setiap negara pasti punya penyakit endemisnya," kata Dr dr Iris Rengganis, dalam acara seminar Nyaman Berwisata, Lindungi Diri dengan Vaksinasi di Energy Cafe, Energy Building Lt Mezzanine, SCBD, Jakarta, Kamis (14/2/2013).

Salah satu penyakit endemis yang berbahaya adalah meningitis. Meningitis adalah penyakit yang berasal dari bakteri, menyerang selaput di sekeliling otak dan sumsum tulang belakang. Risiko yang akan didapat saat terkena bakteri ini adalah cacat atau kematian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebanyakan traveler yang mengidap ini akan berakhir kematian. Gejala meningitis antara lain demam, muntah, sakit kepala berat, leher kaku dan sakit, sensitif terhadap cahaya, serta kejang-kejang.

Bakteri ini hidup di kerongkongan sang penderita. Bakteri ini tersebar melalui udara, sama seperti virus influenza. Beberapa kemungkinan penularannya antara lain dari batuk, bersin, berciuman, berbagi makanan dengan satu sendok, memakai sikat gigi bersama dan merokok bergantian dalam satu batang.

"Meningitis berasal dari Afrika, namun bukan tidak mungkin saat Anda liburan ke tempat lain, tetap bisa terjangkit," lanjut dokter Iris.

Pemilik bakteri meningitis tidak hanya orang Afrika, namun orang lain juga yang memiliki potensi sebagai carrier, atau pembawa bakteri. Maka dari itu, menurut dokter Iris, vaksinasi adalah cara paling tepat untuk mencegah penyakit ini hinggap di para traveler.

"Traveler bisa meminta vaksin kepada agen tur, atau mendatangi rumah sakit yang memiliki vaksin meningitis," ujarnya.

Khusus meningitis, rumah sakit yang memiliki vaksinnya adalah Rumah Sakit Fatmawati, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Halim Perdanakusuma, Soekarno Hatta, atau Tanjung Priok. Anda pun bisa mendatangi salah satu rumah sakit tersebut untuk divaksin.

Vaksin akan bekerja 2 minggu setelah disuntik. Jadi, menurut dokter Iris, waktu paling aman suntik vaksin adalah 1 bulan sebelum keberangkatan. Karena, antibodi baru akan terbentuk selama 2 minggu setelah dimasukkan vaksin. Vaksin ini akan aktif selama 3 tahun. Jadi selama itu, Anda akan terlindungi dari meningitis.

Nah, oleh karena itu penting bagi traveler untuk melakukan vaksinasi sebelum keberangkatan. Ditambah persiapan yang matang, liburan pun berjalan lancar!

(shf/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads