Turis Australia Takut Kena DBD di Bali

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Turis Australia Takut Kena DBD di Bali

Afif Farhan - detikTravel
Rabu, 20 Mar 2013 12:10 WIB
Turis Australia Takut Kena DBD di Bali
Ilustrasi (Gede Suardana/detikTravel)
Canberra - Turis dari Australia diselimuti rasa takut untuk berlibur ke Bali. Hal ini dikarenakan banyak dari mereka yang terkena penyakit tiap tahunnya, seperti DBD dan rabies. Duh!

Kasus ini terjadi pada turis Australia yang kebanyakan berasal dari negara bagian West Australia. Tiap tahunnya terjadi peningkatan penularan penyakit-penyakit menular oleh traveler setempat setelah berlibur ke Bali.

Dari situs News Australia, Rabu (20/3/2013), West Australia Health Department akan memberikan penyuluhan dan pendidikan kepada traveler tentang risiko dan pencegahan-pencegahan penyakit menular. Banyaknya traveler yang terjangkit penyakit, menjadi kecemasan pemerintah setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil dari penelitian West Australia Health Department menyatakan, jumlah traveler dari negara bagian tersebut meningkat lebih dari lima kali lipat selama periode 2006-2012. Pada tahun 2011, 90 persen travelernya berkunjung ke Bali.

Pada tahun 2012, total 2.605 penyakit menular dilaporkan oleh traveler asal negara bagian West Australia tersebut. Dari jumlah itu, tercatat 41 persen traveler yang terkena penyakit menular di Indonesia, khususnya Bali.

Penyakit yang sering dialami adalah DBD atau demam berdarah. Penyakit ini paling sering dialami sepanjang tahun 2012 dengan 415 kasus. Hal tersebut juga merupakan penyakit dengan peningkatan terbesar sejak tahun 2006, yang hanya 9 kasus!

Penyakit lain yang berasal di Indonesia pada tahun 2012 adalah gastroenteritis salmonella dengan 263 kasus, gastroenteritis campylobacter dengan 157 kasus, klamidia dengan 95 kasus dan gonore dengan 37 kasus.

Gastroenteritis campylobacter dan gastroenteritis salmonella menyebabkan diare yang parah, sakit perut dan muntah-muntah. Ini akibat dari makanan yang belum matang dan masih mengandung bakteri, seperti daging sapi, ayam, dan ikan.

Klamidia adalah penyakit menular seksual yang dapat merusak organ reproduksi. Sedangkan gonore juga merupakan penyakit menular seksual yang mengakibatkan penyakit kencing nanah. Hii!

Selian itu, juga terdapat beberapa penyakit lain seperti hepatitis A, HIV, malaria, tifus, legionellosis, dan demam tifoid. 157 Orang juga membutuhkan profilaksis rabies setelah bertemu hewan di Bali. Ini adalah vaksin untuk mencegah virus rabies menjalar ke dalam tubuh. Para peneliti akan mempresentasikan hasil mereka ini pada pertemuan tahunan Australasian Society for Infectious Diseases di Canberra pada hari ini.

(aff/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads