Hewan Ini Terkena Ancaman Pembunuhan di AS

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Hewan Ini Terkena Ancaman Pembunuhan di AS

Putri Rizqi Hernasari - detikTravel
Senin, 25 Mar 2013 13:50 WIB
Hewan Ini Terkena Ancaman Pembunuhan di AS
Marmut tanah (news.com.au)
Pennssylvania -

Ancaman pembunuhan biasanya hanya dialami manusia, tapi di AS seekor hewan diancam dengan pembunuhan. Ini gara-gara hewan itu buat kacau sebuah festival yang ditunggu-tunggu masyarakat dan wisatawan.

Adalah Punxsutawney di Pennssylvania, sebuah kota yang rutin merayakan festival budaya tahunan. Festival yang diberi nama 'Groundhog Day' dirayakan sebagai tanda musim semi akan tiba. Kemunculan seekor marmut tanah pun dijadikan pertanda musim semi tiba.

Adalah Punxsutawney Phil, nama marmut tanah (Marmota monax) yang sangat terkenal di Amerika. Kemunculannya selalu dijadikan tanda kalau musim semi akan dimulai. Saat itu, ia keluar dari rumahnya di bawah tanah setelah tidur panjang selama musim dingin. Barulah kemudian festival dimulai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena unik, sebuah film pun dibuat untuk menggambarkan keseruan Groundhog Day. Film ini dibuat oleh Bill Muray dengan judul yang sama dengan nama festival tersebut.

Sama seperti tahun sebelumnya, Phil kembali muncul setelah bangun dari tidur panjang selama musim dingin. Tapi sayang, ia bangun di waktu yang salah. Saat itu, ia keluar ketika musim dingin belum selesai, dan musim semi sama sekali belum dimulai.

Menurutnya, musim semi dimulai pada hari Rabu. Temperatur udara saat itu berkisar -1 derajat Celcius dikebanyakan wilayah timur laut Amerika.

Melihat hal itu, banyak warga Amerika yang mengolok-olok Phil. Tak sedikit yang menjelekkannya lewat media sosial. Bahkan, seorang jaksa di Ohio sampai ada yang tega mendakwa Phil.

"Punxsutawney Phil telah dengan sengaja dan dengan perhitungan sebelumnya, membuat orang percaya kalau musim semi akan tiba lebih awal," tulis seorang jaksa di wilayah barat daya Ohio, Mike Gmoser dalam surat dakwaan resminya.

Dilansir dari news.com.au, Senin (25/3/2013), Gmoser menulis kalau Phill didakwa akibat salah menentukan musim semi. Ia mengatakan "Ini adalah kejahatan terhadap perdamaian dan martabat negara bagian Ohio".

Lalu apa hukuman yang akan dihadapi Phil?

"Dihukum mati," kata Gmoser, dengan tegas.

Menurut Bill Deelay, Presiden Punxsutawney yang mengatur Festival Groundhog Day, hukuman itu tentu sangat keras.

Deelay mengatakan hal ini telah menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan Punxsutawney Phil. Sebuah tindakan pengamanan khusus di sekitar tempat tinggal Phil pun telah dilakukan.

"Tepat di sebelah rumah Phil adalah kantor polisi," kata Deelay.

"Mereka (polisi-red) telah diingatkan, dan mereka mengatakan akan mengawasi Phil lewat monitor," lanjut Deelay.

Tak hanya Deelay, ternyata masih ada banyak orang yang mendukung Phil. Mereka memberika dukungan di akun facebook masing-masing.

"Phree Phil!" tulis salah seorang pendukungnya.

"Kami bersamamu, Phil," tulis pendukung yang lain.

(ptr/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads