Fotografer Rusia Minta Maaf Karena Memanjat Piramida

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Fotografer Rusia Minta Maaf Karena Memanjat Piramida

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Kamis, 28 Mar 2013 14:52 WIB
Fotografer Rusia Minta Maaf Karena Memanjat Piramida
Panorama dari puncak Piramida Giza (dok. Vadim Makhorov/ CNN)
Giza - Demi menjaga kelestariannya, siapa pun tak boleh mendaki Piramida Giza di Mesir. Tapi beberapa fotografer Rusia mengabaikan peraturan tersebut. Mereka memanjat Piramida sampai puncak dan memotret dari situ.

Foto-foto panorama dari puncak Piramida Giza itu tersebar di internet. Reaksi terhadap foto-foto spektakuler itu pun beragam. Ada yang iri, kagum, ada pula yang jadi khawatir soal konservasi peninggalan sejarah tersebut.

Foto itu diambil oleh seorang fotografer Rusia bernama Vadim Makhorov. Bersama beberapa temannya, ia mengabaikan larangan memanjat Piramida Giza. Mereka melakukan pemanjatan saat malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Atas beragam reaksi terhadap foto tersebut, Makhorov mengirim email kepada CNN. Email itu berisi alasan ia mendaki Piramida Giza dan permintaan maafnya kepada masyarakat dunia, seperti dilansir dari situs berita CNN, Kamis (28/3/2013).

"Saya selalu merasa tertarik dengan Mesir. Seingat saya, mimpi saya adalah mencapai Piramida Giza," tutur Makhorov dalam emailnya.

Dia pun memaparkan kejadian tersebut. Saat Makhorov dan teman-temannya tiba di Kairo, keputusan pertama mereka adalah melihat Piramida. Mereka tiba di Giza sore hari.

"Tak ada kata-kata yang bisa menjelaskan betapa gembiranya saya saat melihat mimpi masa kecil itu jadi nyata. Mungkin perasaan kuat ini yang membuat kami mendaki sampai puncak Piramida dan melihat panorama kompleksnya, gurun pasir, juga Kairo," katanya.

Hari sudah gelap gulita saat Makhorov dan teman-temannya mulai memanjat. Tak ada yang memerhatikan mereka. Mereka mulai memanjat secepat mungkin, sebisa mungkin tanpa suara. Sekitar 20 menit kemudian ia tiba di puncak Piramida.

"Kami hampir tidak bisa bernafas saat melihat panoramanya," tuturnya.

Makhorov berkata lewat emailnya, di puncak Piramida ada tulisan-tulisan kuno dari berbagai bahasa. Beberapa di antaranya mungkin berusia ratusan tahun. Setelah menikmati panorama dan memotret, mereka pun berhasil turun tanpa terpergok petugas keamanan.

"Itulah kenapa saya mau minta maaf untuk pemanjatan ini. Kami tidak ingin membuat orang mencaci maki. Kami hanya mengikuti mimpi," katanya.

(sst/sst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads