Kepolisian Sri Lanka secara resmi mengumumkan mulai mengawasi dan memastikan keselamatan turis asing dari kasus pemerkosaan. Hotel dan penginapan lainnya diperintahkan untuk memberi laporan mingguan dari turis yang menjadi tamu mereka.
Dari The Sydney Morning Herald, Selasa (16/4/2013), juru bicara kepolisan, Buddhika Siriwardena mengatakan turis memang penting untuk perekonomian Sri Lanka. Cara ini membantu petugas kepolisian memiliki rincian turis asing di area mereka agar keselamatan turis terlindungi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang turis berkebangsaan Inggris tewas dalam serangan kelompok geng di sebuah resor wisata di daerah selatan Sri Lanka pada bulan Desember 2011. Selain itu bulan lalu, 2 turis Eropa juga dipukuli di Sri Langka tengah .
Situs Kementrian Luar Negeri Inggris menyebutkan kejahatan dengan kekerasan terhadap turis asing jarang terjadi. Tetapi mereka mencatat terdapat peningkatan jumlah laporan kejahatan seksual, termasuk pada anak di bawah umur.
Pariwisata di Sri Lanka berkembang pesat setelah hancurnya pasukan separatis Macan Tamil serta berakhirnya konflik etnis. Sehingga, tarif hotel pun meningkat 3 kali lipat.
Jumlah turis yang mengunjungi Sri Lanka meningkat 2 kali lipat di akhir perang saudara. Sri Lanka menghapuskan sistem visa on arrival dan mulai mengenakan retribusi masuk pada tahun 2011.
(aff/aff)










































