Indonesia Tidak Bebas Visa Jepang, Hanya Dapat Perpanjangan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Indonesia Tidak Bebas Visa Jepang, Hanya Dapat Perpanjangan

Fitraya Ramadhanny - detikTravel
Kamis, 27 Jun 2013 12:00 WIB
Indonesia Tidak Bebas Visa Jepang, Hanya Dapat Perpanjangan
Festival Kanda Matsuri di Tokyo (Teuku/dTraveler)
Jakarta - Kedubes Jepang telah meluruskan kabar bahwa turis Indonesia tidak mendapatkan bebas visa ke Jepang. Indonesia hanya mendapatkan perpanjangan visa 15-30 hari, dengan persyaratan tertentu.

Sebelumnya, para traveler sempat girang dengan pemberitaan World Bulletin bahwa Indonesia akan bebas visa ke Jepang per 1 Juli 2013. Namun Kedubes Jepang saat dihubungi detikTravel telah membantah pemberitaan itu.

Yang bebas visa hanya Thailand dan Malaysia. Sedangkan Indonesia tetap membutuhkan visa untuk pergi ke Jepang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, kabar baik sebenarnya datang dari Kemenlu (MOFA) Jepang, sekaligus juga meluruskan apa yang ditulis oleh World Bulletin. Dari situs Kemenlu Jepang yang dilihat detikTravel, Kamis (27/6/2013) disebutkan bahwa untuk merayakan 40 tahun hubungan ASEAN dan Jepang, mereka memberikan fasilitas perpanjangan visa, bukan bebas visa.

"Pemerintah Jepang telah memutuskan mulai dari 1 Juli, lama tinggal pemilik visa multiple entry untuk tinggal jangka pendek diperpanjang dari 15 hari menjadi maksimal 30 hari untuk warga negara Republik Indonesia," demikian pengumuman Kemenlu Jepang.

Tidak semua WNI juga mendapatkan perpanjangan visa ini. Disebutkan perpanjangan ini untuk visa multiple entry, memenuhi semua prasyarat visa dan paspor, tinggal jangka pendek dan pemegang paspor ini adalah WNI yang berdomisili asli di Indonesia.

Menurut Kemlu Jepang, kebijakan perpanjangan visa ini dimaksudkan untuk meningkatkan hubungan Indonesia dan Jepang. Hal itu mencakup kunjungan wisata dan bisnis.

"Peningkatan hubungan Indonesia-Jepang diharapkan menjadi hasil dari perpanjangan masa tinggal unuk visa multiple entry, hal ini termasuk peningkatan jumlah wisatawan dari Indonesia yang mengunjungi Jepang dan memudahkan transaksi bisnis di antara kedua negara," kata Kemlu Jepang.

Traveler pun kini memaklumi kabar ini. Kenny Santana, pemegang akun @KartuPos di Twitter mengatakan berita World Bulletin memang sempat membuat ramai. Namun, pengumuman dari Kemenlu Jepang dinilai menjelaskan kesimpangsiuran ini.

"Rilis yang beredar dari Kementerian Luar Negeri Jepang (MOFA), itu yang bisa lebih dipercaya sih. World Bulletin mungkin nggak salah berita, cuma kurang detil negara apa aja. Padahal Indonesia nggak termasuk. Yang rilis Mofa itu, ternyata untuk perpanjangan masa tinggal, bukan bebas visa," kata Kenny kepada detikTravel.

(fay/sst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads