"Naiknya BBM mungkin langsung terasa di akomodasi seperti bus, tapi hotel belum terlalu terasa," kata Wakil Asita Jakarta, Rudiana dalam jumpa pers Capaian Kunjungan Wisman Bulan Mei 2013 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka, Jakarta, Senin (1/7/2013).
Terlebih di bulan ini, naiknya tarif hotel tidak akan terasa. Karena, menurut Rudi, bulan Mei-Juli adalah peak season, saat itu harga hotel memang sedang melonjak tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, untuk bulan liburan, bisa dibilang belum naik," lanjut Rudi.
Tapi bukan berarti tarif menginap tidak akan naik, karena imbas kenaikan BBM. Menurut Rudi, harga barang-barang pokok pasti naik dan itu akan mempengaruhi tarif menginap di hotel nantinya.
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong