"Pakaian adatnya warna-warni, lautnya kaya, kebudayaannya beragam, Buton itu beda," kata Menparekraf, Mari Elka Pangestu dalam keterangan pers di Bandara Bau-bau, Sultra, Rabu (21/8/2013).
Menurut Mari, latar belakang kebudayaan yang beragam inilah yang membuat tempat ini berbeda. "Ratu pertama di Buton saja berasal dari Tiongkok, kan itu unik," lanjut Mari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Inilah yang membuat Buton memiliki potensi wisata yang besar. Tidak cuma menyelam tapi bisa juga menikmati beragam wisata lainnya," tutup Mari sambil tersenyum.
(shf/fay)












































Komentar Terbanyak
'Dulu Ramai Sekali, Sekarang Sepi Seperti Kota Mati'
Visa Ditolak, Iran Tuduh AS Diskriminasi Delegasi Timnas Jelang Piala Dunia
Ribuan Vila Terancam Delisting, Pemerintah Tegaskan Bukan Mempersulit Usaha