"Turis yang paling banyak datang ke Candi Borobudur itu dari Eropa," kata Direktur PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Purnomo Siswoprasetjo kepada detikTravel setelah acara jumpa pers PATA International Conference di Lantai 14, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (27/9/2013).
Purnomo menambahkan, turis dari Eropa tersebut berasal dari Belanda, Jerman, Inggris dan Perancis. Selain itu, masih ada turis dari Jepang dan Malaysia yang juga paling sering berkunjung ke Candi Borobudur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk tiket masuk Candi Borobudur dikenakan biaya Rp 190 ribu. Lalu, mereka akan dipandu guide yang berasal dari Himpunan Pramuwisata Indonesia untuk mengetahui fakta dan sejarah candi yang berada di Magelang, Jawa Tengah tersebut.
"Kita ada 70 pemandu dari pramuwisata Indonesia. Mereka menguasai banyak bahasa asing, seperti bahasa Inggris, Belanda, atau Perancis. Jadi informasi yang didapat turis itu lengkap dan mereka tak rugi bayar mahal tiket masuknya," tutur Purnomo.
Candi Borobudur dibangun pada masa dinasti Syailendra pada abad ke-8. Candi ini menjadi candi Buddha terbesar di dunia. Selain soal sejarah, Candi Borobudur juga terkenal dengan sunrise-nya yang cantik.
(sst/sst)
Komentar Terbanyak
Ada Gerbong Khusus Merokok di Kereta, Kamu Setuju?
Terpopuler: Dedi Mulyadi Terancam Dicopot, Ini Penjelasan DPRD Jabar
Bisa-bisanya Anggota DPR Usulkan Gerbong Rokok di Kereta