Turis Eropa Paling Sering ke Candi Borobudur

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Turis Eropa Paling Sering ke Candi Borobudur

- detikTravel
Jumat, 27 Sep 2013 14:51 WIB
Candi Borobudur (Nicholas Putra Prima/d'Traveler)
Jakarta - Candi Borobudur adalah kebanggaan Indonesia yang sudah menjadi World Heritage. Tak heran, turis berbondong-bondong mendatangi candi Buddha ini. Turis dari kawasan Eropa rupanya paling banyak datang ke Candi Borobudur.

"Turis yang paling banyak datang ke Candi Borobudur itu dari Eropa," kata Direktur PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Purnomo Siswoprasetjo kepada detikTravel setelah acara jumpa pers PATA International Conference di Lantai 14, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (27/9/2013).

Purnomo menambahkan, turis dari Eropa tersebut berasal dari Belanda, Jerman, Inggris dan Perancis. Selain itu, masih ada turis dari Jepang dan Malaysia yang juga paling sering berkunjung ke Candi Borobudur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka datang ke Candi Borobudur untuk lihat World Heritage. Mereka mau tahu bagaimana sejarah candinya, siapa yang membangunnya dan apa makna pembuatannya," ungkap Purnomo.

Untuk tiket masuk Candi Borobudur dikenakan biaya Rp 190 ribu. Lalu, mereka akan dipandu guide yang berasal dari Himpunan Pramuwisata Indonesia untuk mengetahui fakta dan sejarah candi yang berada di Magelang, Jawa Tengah tersebut.

"Kita ada 70 pemandu dari pramuwisata Indonesia. Mereka menguasai banyak bahasa asing, seperti bahasa Inggris, Belanda, atau Perancis. Jadi informasi yang didapat turis itu lengkap dan mereka tak rugi bayar mahal tiket masuknya," tutur Purnomo.

Candi Borobudur dibangun pada masa dinasti Syailendra pada abad ke-8. Candi ini menjadi candi Buddha terbesar di dunia. Selain soal sejarah, Candi Borobudur juga terkenal dengan sunrise-nya yang cantik.

(sst/sst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads