Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia terus meningkat. Untuk periode Januari-Agustus 2013, ada 5.634.271 turis datang. Angka ini naik 8,28% dari 2012 dan membuat Kemenparekraf optimis target 8,6 juta wisman tercapai.
Khusus bulan Agustus 2013, ternyata jumlah wisman yang datang juga naik dari Agustus 2012. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Agustus 2013 naik tajam, dari 634.194 wisman pada Agustus 2012 menjadi 771.009 wisman, atau meningkat 21,57%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyebutkan, lima pasar utama yang menjadi target utama pemasaran pariwisata Indonesia mengalami kenaikan mencapai lebih dari dua digit. Wisman dari RRC kenaikannya 34,49% diikuti dengan Malaysia dan Singapura yang naik masing-masing 28,16% dan 20,54%. Kemudian wisman asal Jepang naik 19,58% dan Australia yang kenaikannya 12,18%.
"Pencapaian pada bulan Agustus menunjukkan orientasi pemasaran kita di lima fokus pasar tersebut telah sesuai sasaran. Ini diperkuat dengan pasar lainnya yang juga tumbuh positif," jelas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu dalam rilis kepada detikTravel, Rabu (2/10/2013).
Mari menambahkan wisata MICE memiliki kontribusi yang besar dalam peningkatan jumlah wisman dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan Agustus 2013, ada even besar seperti Kongres Diaspora Indonesia II, syuting film Hollywood, dan beberapa konser musisi dunia di berbagai kota Indonesia.
Selain itu, rangkaian pertemuan APEC dan kegiatan pendukungnya menjelang pertemuan puncak APEC 2013 yang berlangsung pada bulan Oktober, juga berperan penting untuk mendongkrak jumlah wisman ke Indonesia.
Mari juga menilai kenaikan wisman pada Agustus 2013 sebesar 21,57% semakin menguatkan keyakinan terhadap pencapaian target kunjungan wisman tahun ini. Target ini sebesar 8,6 juta untuk target moderat dan 9 juta target optimistis.
"Kita berharap pada empat bulan berikutnya, September hingga Desember 2013 pertumbuhan pariwisata akan semakin besar mengingat pada bulan itu banyak kegiatan MICE internasional diselenggarakan di berbagai daerah, antara lain APEC yang puncaknya akan berlangsung di Bali pada awal Oktober akan berdampak positif pada pariwisata Indonesia," tutup Mari.
(/)










































