Hore! Festival Raja Ampat Akan Dibuka

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Festival Raja Ampat 2013

Hore! Festival Raja Ampat Akan Dibuka

Putri Rizqi Hernasari - detikTravel
Jumat, 18 Okt 2013 07:44 WIB
Hore! Festival Raja Ampat Akan Dibuka
Pulau Wayag Raja Ampat (Regy Kurniawan/ACI)
Waisai - Siapa tak kenal dengan keindahan alam Raja Ampat di Papua Barat? Untuk semakin memperkenalkan kecantikannya, Festival Raja Ampat kembali digelar. Ada banyak kegiatan seru yang bisa turis lihat di sini.

"Akan dibuka pada esok hari (Jumat-red) oleh Menkokesra jika tdk ada halangan," ujar Bupati Kabupaten Raja Ampat, Marcus Wanma dalam Welcome Dinner Festival Raja Ampat bertempat di Restoran Phuyakha Mengge, Waisai, Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (17/10/2013) malam.

Menurutnya, Festival Raja Ampat merupakan kehormatan sekaligus motifasi untuk pengembangan potensi pariwisata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Raja Ampat dikenal dengan potensi wisata baharinya karena memiliki biota laut yang beragam dan pantai yang masih asri menjadi daya tarik tersendiri," tambah Marcus.

Tahun ini, Festival Raja Ampat 2013 akan berlangsung di Pantai Torang Cinta (WTC) Waisai, Raja Ampat. Rencananya, event yang hadir sebagai tahun ke empat ini akan berlangsung pada 18-21 Oktober 2013.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan Festival Raja Ampat dijadikan sebagai agenda pariwisata tahunan untuk mempromosikan pariwisata di sana. Festival Raja Ampat 2013 juga ditujukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, tidak hanya ke Raja Ampat, tapi juga Sorong sebagai hub atau daerah transit.

"Diharapkan lebih banyak wisatawan yang datang ke daerah ini," lanjut Marcus.

Tahun ini, Festival Raja Ampat akan mengangkat tema "Explore the Wonder Cultural of Raja Ampat". Ada 17 distrik yang ikut memeriahkan festival.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut dalam festival ini setiap tahunnya," ungkap Marcus.

Para peserta dari berbagai wilayah di Raja Ampat ini akan memeriahkan festival lewat lomba tari Cakalele, tari Wor, dan tari Lalayon. Tak hanya itu, kegiatan pameran kerajinan, kuliner, dan tur wisata juga diselenggarakan.

(shf/shf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads