Virgin Galactic, maskapai luar angkasa milik milyarder Richard Branson rencananya akan melakukan penerbangan pertama akhir tahun ini. Namun Virgin Galactic melarang turis China untuk ikut dalam penerbangan mereka, seperti dilansir dari CNN Travel, Kamis (30/1/2014).
Padahal, para pemegang paspor China rela membayar US$ 260.000 (Rp 3,1 miliar) untuk mendapatkan kursi di Virgin Galactic. Namun mereka harus mengikuti peraturan yang diberlakukan pemerintah AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baik SpaceShipTwo dan WhiteKnightTwo punya teknnologi AS dan peraturannya pun milik AS," tutur Winnie Chan, juru bicara dari partner terakreditasi Virgin Galactic di Asia.
Padahal, konglomerat dari berbagai belahan dunia sudah mengantre untuk naik Virgin Galactic. Maskapai ini akan mengantar wisatawan naik ke ketinggian 110 Km. Masuk ke atmosfer, kemudian merasakan 6 menit hampa udara sebelum kembali ke bumi. Virgin Galactic akan terbang dari Spaceport America di New Mexico.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam
Menhub Usulkan Masjid di Jalur Arus Lebaran Jadi Rest Area Pemudik