Cap Go Meh Singkawang Heboh, 500 Peserta Pawai Kesurupan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Cap Go Meh Singkawang Heboh, 500 Peserta Pawai Kesurupan

- detikTravel
Jumat, 14 Feb 2014 15:55 WIB
Cap Go Meh Singkawang Heboh, 500 Peserta Pawai Kesurupan
Mari Elka di pembukaan cap go meh (Utami/detikTravel)
Singkawang - Lebih dari 500 tatung atau peserta pawai ambil bagian dalam perayaan Cap Go Meh di Singkawang, Kalimantan Barat. Sesuai tradisi, mereka mengalami trance atau kesurupan. Cap Go Meh di Singakawang memang bernuansa magis.

Tatung atau peserta pawai yang dibuat dalam kondisi trance, kerasukan dewa atau leluhur sesuai kepercayaan Tionghoa. Mereka yang kesurupan kali ini terdiri mulai dari manula, wanita, remaja bahkan juga anak-anak.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandi Sanjaya mengatakan perayaan kali ini bisa dikatakan sebagai pesta multi etnik pula. Mengingat perayaan tak hanya melibatkan masyarakat Tionghoa, tapi juga etnis Melayu dan Dayak.

Namun demi toleransi pula akhirnya perayaan yang dimulai pukul 09.30 WIB itu bisa dituntaskan pada pukul 11.00 WIB siang demi memberikan kesempatan bagi kaum muslim unuk salat Jumat.

"Saya juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ibu Menteri Parekraf yang berhasil merayu Presiden untuk hadir di Singkawang, lebih dulu," kata Christiandi yang asli kelahiran Singkawang, namun sudah lama tak menonton atraksi ini.

Dalam sambutannya, Menparekraf Mari Elka Pangesti yang membuka acara dengan pemukulan tambur mengatakan, bukan hanya perayaan Cap Go Meh saja yang layak dipertahankan. Singkawang penuh budaya kreatif yang menarik.

"Singkawang bisa menjadi kota wisata berbasis kreatif. Apalagi ini juga kota Seribu Kelenteng juga industri keramik yang khas dengan pembakaran yang dipertahankan dengan tungku naganya," kata Mari.

Tungku naga, kata Mari, selain di Singkawang cuma ada di Tjing The Tjen, Beijing.

(ptr/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads