Ini Dia 5 Air Terjun Favorit Anda

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Air Terjun

Ini Dia 5 Air Terjun Favorit Anda

- detikTravel
Kamis, 06 Mar 2014 16:23 WIB
Ini Dia 5 Air Terjun Favorit Anda
(Agung Setiono/d'Traveler)
Sukabumi - Sebagai negara tropis dan punya jejeran gunung, Indonesia diberkahi dengan banyak air terjun. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki air terjunnya masing-masing. Ini dia 5 air terjun favorit Anda.

Mulai dari Air Terjun Sipiso-piso di tanah Karo, Sumatera Utara, hingga Air Terjun Tiu Kelep di Desa Senaru, Lombok, masing-masing memiliki keindahannnya. detikTravel menggelar survei di Twitter pada Senin-Rabu, 3-5 Maret 2014. Dihimpun pada Kamis (6/3/2014), inilah 5 air terjun favorit pembaca detikTravel:

(Agung Setiono/d'Traveler)

1. Air Terjun Madakaripura (18 persen)

(Sadam Febriansyah/d'Traveler)
Kabupaten Probolinggo di Jawa Timur tidak hanya terkenal akan panorama Gunung Bromo saja, namun juga Air Terjun Madakaripura. Sayangnya, keindahan tempat ini seringkali terlewatkan karena medannya yang berat dan minimnya angkutan umum. Air Terjun Madakaripura berada di Desa Sapih, sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota.

Legendanya, Air Terjun Madakaripura diyakini sebagai tempat meditasi terakhir Patih Gajah Mada dari Kerajaan Majapahit. Air terjun ini juga disebut sebagai hujan abadi, karena tidak pernah henti mengalirkan airnya yang seperti tirai hujan. Dengan tinggi sekitar 200 meter, air terjun ini disebut sebagai air terjun tertinggi di Jawa. Sebanyak 18 persen pembaca memilih air terjun ini.

1. Air Terjun Madakaripura (18 persen)

(Sadam Febriansyah/d'Traveler)
Kabupaten Probolinggo di Jawa Timur tidak hanya terkenal akan panorama Gunung Bromo saja, namun juga Air Terjun Madakaripura. Sayangnya, keindahan tempat ini seringkali terlewatkan karena medannya yang berat dan minimnya angkutan umum. Air Terjun Madakaripura berada di Desa Sapih, sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota.

Legendanya, Air Terjun Madakaripura diyakini sebagai tempat meditasi terakhir Patih Gajah Mada dari Kerajaan Majapahit. Air terjun ini juga disebut sebagai hujan abadi, karena tidak pernah henti mengalirkan airnya yang seperti tirai hujan. Dengan tinggi sekitar 200 meter, air terjun ini disebut sebagai air terjun tertinggi di Jawa. Sebanyak 18 persen pembaca memilih air terjun ini.

2. Air Terjun Tiu Kelep (14 persen)

(Afif/detikTravel)
Bagi Anda yang hendak mendaki Gunung Rinjani di Lombok, tentu tidak boleh melewatkan Air Terjun Tiu Kelep. Air Terjun Tiu Kelep bersembunyi di Desa Senaru, salah satu entry point untuk menuju ke Gunung Rinjani. Masih masuk ke dalam area Taman Nasional Gunung Rinjani. Berbeda dengan Air Terjun Sendang Gile yang dekat dengan pintu masuk, dibutuhkan waktu satu jam untuk trekking ke Air Terjun Tiu Kelep.

Dalam bahasa setempat Suku Sasak, tiu berarti kolam, sedangkan kelep bermakna terbang. Artinya adalah kolam tempat buih-buih air beterbangan. Pada saat tertentu, butiran air yang beterbangan itu memunculkan pelangi yang indah. Air Terjun Tiu Kelep juga memiliki mitos, siapa pun yang mandi di situ akan awet muda. Sebanyak 14 persen pembaca memilih air terjun ini. Tertarik untuk mandi di sini?

2. Air Terjun Tiu Kelep (14 persen)

(Afif/detikTravel)
Bagi Anda yang hendak mendaki Gunung Rinjani di Lombok, tentu tidak boleh melewatkan Air Terjun Tiu Kelep. Air Terjun Tiu Kelep bersembunyi di Desa Senaru, salah satu entry point untuk menuju ke Gunung Rinjani. Masih masuk ke dalam area Taman Nasional Gunung Rinjani. Berbeda dengan Air Terjun Sendang Gile yang dekat dengan pintu masuk, dibutuhkan waktu satu jam untuk trekking ke Air Terjun Tiu Kelep.

Dalam bahasa setempat Suku Sasak, tiu berarti kolam, sedangkan kelep bermakna terbang. Artinya adalah kolam tempat buih-buih air beterbangan. Pada saat tertentu, butiran air yang beterbangan itu memunculkan pelangi yang indah. Air Terjun Tiu Kelep juga memiliki mitos, siapa pun yang mandi di situ akan awet muda. Sebanyak 14 persen pembaca memilih air terjun ini. Tertarik untuk mandi di sini?

3. Curug Cikaso (14 persen)

(Agung Setiono/d'Traveler)
Air terjun berikutnya ada di Sukabumi, dan masih masuk dalam kawasan wisata Ujung Genteng, Curug Cikaso. Dalam bahasa Sunda, curug memiliki arti air terjun. Sedangkan Cikaso adalah nama dari anak sungai yang airnya mengalir ke air terjun ini. Ada pun nama aslinya adalah Curug Luhur, kebanyakan orang menyebutnya dengan Curug Cikaso. Air terjun ini dipilih oleh 14 persen pembaca.

Ada sesuatu yang istimewa dan berbeda di Curug Cikaso, air terjunnya terbentuk dari tiga titik air terjun. Masing-masing curugnya punya nama, dari kiri Curug Asepan, Curug Meong, dan sisi kanan, Curug Aki. Sehingga Anda tidak hanya menemukan satu air terjun, tapi tiga air terjun yang berjejer rapi. Airnya jatuh ke dalam kolam yang sama, dan sering terlihat biasan pelangi karena percikan airnya. Curug Cikaso berjarak 8 km dari Surade.

3. Curug Cikaso (14 persen)

(Agung Setiono/d'Traveler)
Air terjun berikutnya ada di Sukabumi, dan masih masuk dalam kawasan wisata Ujung Genteng, Curug Cikaso. Dalam bahasa Sunda, curug memiliki arti air terjun. Sedangkan Cikaso adalah nama dari anak sungai yang airnya mengalir ke air terjun ini. Ada pun nama aslinya adalah Curug Luhur, kebanyakan orang menyebutnya dengan Curug Cikaso. Air terjun ini dipilih oleh 14 persen pembaca.

Ada sesuatu yang istimewa dan berbeda di Curug Cikaso, air terjunnya terbentuk dari tiga titik air terjun. Masing-masing curugnya punya nama, dari kiri Curug Asepan, Curug Meong, dan sisi kanan, Curug Aki. Sehingga Anda tidak hanya menemukan satu air terjun, tapi tiga air terjun yang berjejer rapi. Airnya jatuh ke dalam kolam yang sama, dan sering terlihat biasan pelangi karena percikan airnya. Curug Cikaso berjarak 8 km dari Surade.

4. Air Terjun Sipiso-piso (12 persen)

(Nur Khamdah/d'Traveler)
Belum lama Tanah Karo di Sumatera Utara dikejutkan dengan letusan Gunung Sinabung, untunglah kondisi sekarang sudah membaik. Desa Tongging di Kabupaten Karo merupakan tempat dari Air Terjun Sipiso-piso yang legendaris. Hampir semua orang Karo mengenal air terjun yang memiliki tinggi 800 mdpl ini, dimana airnya mengalir ke Danau Toba. Air Terjun Sipiso-piso juga semakin indah karena dikelilingi oleh bukit hijau yang ditumbuhi pohon pinus. Air Terjun Sipiso-piso dipilih oleh 12 persen pembaca.

Oleh penduduk setempat, air yang jatuh dari bukit dengan ketinggian di atas seratus meter ini, disebut memiliki ketajaman layaknya pisau. Piso sendiri memiliki arti pisau oleh lidah masyarakat setempat. Selain itu, jurang yang curam jika dilihat dari puncak bukit disebut piso oleh masyarakat setempat. Air terjun ini telah terkenal hingga mancanegara.

4. Air Terjun Sipiso-piso (12 persen)

(Nur Khamdah/d'Traveler)
Belum lama Tanah Karo di Sumatera Utara dikejutkan dengan letusan Gunung Sinabung, untunglah kondisi sekarang sudah membaik. Desa Tongging di Kabupaten Karo merupakan tempat dari Air Terjun Sipiso-piso yang legendaris. Hampir semua orang Karo mengenal air terjun yang memiliki tinggi 800 mdpl ini, dimana airnya mengalir ke Danau Toba. Air Terjun Sipiso-piso juga semakin indah karena dikelilingi oleh bukit hijau yang ditumbuhi pohon pinus. Air Terjun Sipiso-piso dipilih oleh 12 persen pembaca.

Oleh penduduk setempat, air yang jatuh dari bukit dengan ketinggian di atas seratus meter ini, disebut memiliki ketajaman layaknya pisau. Piso sendiri memiliki arti pisau oleh lidah masyarakat setempat. Selain itu, jurang yang curam jika dilihat dari puncak bukit disebut piso oleh masyarakat setempat. Air terjun ini telah terkenal hingga mancanegara.

5. Air Terjun Coban Rondo (12 persen)

(Dhianna Puspitasari/d'Traveler)
Berpindah ke Malang, ada Air Terjun Coban Rondo. Air terjun paling terkenal di Malang ini memiliki tinggi 84 m dan berada di ketinggian 1.135 mdpl. Airnya berasal dari sumber air di Cemoro Dudo. Uniknya, di atas Air Terjun Coban Rondo ada air terjun kembar Coban Manten. Airnya mengalir ke bawah dan menyatu menjadi Coban Dudo. Kemudian Air Terjun Coban Dudo mengalir ke bawah menjadi Coban Rondo.

Kisah setempat mengatakan kalau Air Terjun Coban Rondo merupakan tempat persembunyian Dewi Anjarwati. Ia menjadi janda atau rondo dalam bahasa Jawa akibat ditinggal suaminya yang gugur. Hingga sekarang banyak yang percaya, apabila datang berdua bisa putus, sedangkan kalau jomblo, besoknya bisa punya pacar. Air terjun ini dipilih oleh 12 persen pembaca.

5. Air Terjun Coban Rondo (12 persen)

(Dhianna Puspitasari/d'Traveler)
Berpindah ke Malang, ada Air Terjun Coban Rondo. Air terjun paling terkenal di Malang ini memiliki tinggi 84 m dan berada di ketinggian 1.135 mdpl. Airnya berasal dari sumber air di Cemoro Dudo. Uniknya, di atas Air Terjun Coban Rondo ada air terjun kembar Coban Manten. Airnya mengalir ke bawah dan menyatu menjadi Coban Dudo. Kemudian Air Terjun Coban Dudo mengalir ke bawah menjadi Coban Rondo.

Kisah setempat mengatakan kalau Air Terjun Coban Rondo merupakan tempat persembunyian Dewi Anjarwati. Ia menjadi janda atau rondo dalam bahasa Jawa akibat ditinggal suaminya yang gugur. Hingga sekarang banyak yang percaya, apabila datang berdua bisa putus, sedangkan kalau jomblo, besoknya bisa punya pacar. Air terjun ini dipilih oleh 12 persen pembaca.
Halaman 2 dari 12
Kabupaten Probolinggo di Jawa Timur tidak hanya terkenal akan panorama Gunung Bromo saja, namun juga Air Terjun Madakaripura. Sayangnya, keindahan tempat ini seringkali terlewatkan karena medannya yang berat dan minimnya angkutan umum. Air Terjun Madakaripura berada di Desa Sapih, sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota.

Legendanya, Air Terjun Madakaripura diyakini sebagai tempat meditasi terakhir Patih Gajah Mada dari Kerajaan Majapahit. Air terjun ini juga disebut sebagai hujan abadi, karena tidak pernah henti mengalirkan airnya yang seperti tirai hujan. Dengan tinggi sekitar 200 meter, air terjun ini disebut sebagai air terjun tertinggi di Jawa. Sebanyak 18 persen pembaca memilih air terjun ini.

Kabupaten Probolinggo di Jawa Timur tidak hanya terkenal akan panorama Gunung Bromo saja, namun juga Air Terjun Madakaripura. Sayangnya, keindahan tempat ini seringkali terlewatkan karena medannya yang berat dan minimnya angkutan umum. Air Terjun Madakaripura berada di Desa Sapih, sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota.

Legendanya, Air Terjun Madakaripura diyakini sebagai tempat meditasi terakhir Patih Gajah Mada dari Kerajaan Majapahit. Air terjun ini juga disebut sebagai hujan abadi, karena tidak pernah henti mengalirkan airnya yang seperti tirai hujan. Dengan tinggi sekitar 200 meter, air terjun ini disebut sebagai air terjun tertinggi di Jawa. Sebanyak 18 persen pembaca memilih air terjun ini.

Bagi Anda yang hendak mendaki Gunung Rinjani di Lombok, tentu tidak boleh melewatkan Air Terjun Tiu Kelep. Air Terjun Tiu Kelep bersembunyi di Desa Senaru, salah satu entry point untuk menuju ke Gunung Rinjani. Masih masuk ke dalam area Taman Nasional Gunung Rinjani. Berbeda dengan Air Terjun Sendang Gile yang dekat dengan pintu masuk, dibutuhkan waktu satu jam untuk trekking ke Air Terjun Tiu Kelep.

Dalam bahasa setempat Suku Sasak, tiu berarti kolam, sedangkan kelep bermakna terbang. Artinya adalah kolam tempat buih-buih air beterbangan. Pada saat tertentu, butiran air yang beterbangan itu memunculkan pelangi yang indah. Air Terjun Tiu Kelep juga memiliki mitos, siapa pun yang mandi di situ akan awet muda. Sebanyak 14 persen pembaca memilih air terjun ini. Tertarik untuk mandi di sini?

Bagi Anda yang hendak mendaki Gunung Rinjani di Lombok, tentu tidak boleh melewatkan Air Terjun Tiu Kelep. Air Terjun Tiu Kelep bersembunyi di Desa Senaru, salah satu entry point untuk menuju ke Gunung Rinjani. Masih masuk ke dalam area Taman Nasional Gunung Rinjani. Berbeda dengan Air Terjun Sendang Gile yang dekat dengan pintu masuk, dibutuhkan waktu satu jam untuk trekking ke Air Terjun Tiu Kelep.

Dalam bahasa setempat Suku Sasak, tiu berarti kolam, sedangkan kelep bermakna terbang. Artinya adalah kolam tempat buih-buih air beterbangan. Pada saat tertentu, butiran air yang beterbangan itu memunculkan pelangi yang indah. Air Terjun Tiu Kelep juga memiliki mitos, siapa pun yang mandi di situ akan awet muda. Sebanyak 14 persen pembaca memilih air terjun ini. Tertarik untuk mandi di sini?

Air terjun berikutnya ada di Sukabumi, dan masih masuk dalam kawasan wisata Ujung Genteng, Curug Cikaso. Dalam bahasa Sunda, curug memiliki arti air terjun. Sedangkan Cikaso adalah nama dari anak sungai yang airnya mengalir ke air terjun ini. Ada pun nama aslinya adalah Curug Luhur, kebanyakan orang menyebutnya dengan Curug Cikaso. Air terjun ini dipilih oleh 14 persen pembaca.

Ada sesuatu yang istimewa dan berbeda di Curug Cikaso, air terjunnya terbentuk dari tiga titik air terjun. Masing-masing curugnya punya nama, dari kiri Curug Asepan, Curug Meong, dan sisi kanan, Curug Aki. Sehingga Anda tidak hanya menemukan satu air terjun, tapi tiga air terjun yang berjejer rapi. Airnya jatuh ke dalam kolam yang sama, dan sering terlihat biasan pelangi karena percikan airnya. Curug Cikaso berjarak 8 km dari Surade.

Air terjun berikutnya ada di Sukabumi, dan masih masuk dalam kawasan wisata Ujung Genteng, Curug Cikaso. Dalam bahasa Sunda, curug memiliki arti air terjun. Sedangkan Cikaso adalah nama dari anak sungai yang airnya mengalir ke air terjun ini. Ada pun nama aslinya adalah Curug Luhur, kebanyakan orang menyebutnya dengan Curug Cikaso. Air terjun ini dipilih oleh 14 persen pembaca.

Ada sesuatu yang istimewa dan berbeda di Curug Cikaso, air terjunnya terbentuk dari tiga titik air terjun. Masing-masing curugnya punya nama, dari kiri Curug Asepan, Curug Meong, dan sisi kanan, Curug Aki. Sehingga Anda tidak hanya menemukan satu air terjun, tapi tiga air terjun yang berjejer rapi. Airnya jatuh ke dalam kolam yang sama, dan sering terlihat biasan pelangi karena percikan airnya. Curug Cikaso berjarak 8 km dari Surade.

Belum lama Tanah Karo di Sumatera Utara dikejutkan dengan letusan Gunung Sinabung, untunglah kondisi sekarang sudah membaik. Desa Tongging di Kabupaten Karo merupakan tempat dari Air Terjun Sipiso-piso yang legendaris. Hampir semua orang Karo mengenal air terjun yang memiliki tinggi 800 mdpl ini, dimana airnya mengalir ke Danau Toba. Air Terjun Sipiso-piso juga semakin indah karena dikelilingi oleh bukit hijau yang ditumbuhi pohon pinus. Air Terjun Sipiso-piso dipilih oleh 12 persen pembaca.

Oleh penduduk setempat, air yang jatuh dari bukit dengan ketinggian di atas seratus meter ini, disebut memiliki ketajaman layaknya pisau. Piso sendiri memiliki arti pisau oleh lidah masyarakat setempat. Selain itu, jurang yang curam jika dilihat dari puncak bukit disebut piso oleh masyarakat setempat. Air terjun ini telah terkenal hingga mancanegara.

Belum lama Tanah Karo di Sumatera Utara dikejutkan dengan letusan Gunung Sinabung, untunglah kondisi sekarang sudah membaik. Desa Tongging di Kabupaten Karo merupakan tempat dari Air Terjun Sipiso-piso yang legendaris. Hampir semua orang Karo mengenal air terjun yang memiliki tinggi 800 mdpl ini, dimana airnya mengalir ke Danau Toba. Air Terjun Sipiso-piso juga semakin indah karena dikelilingi oleh bukit hijau yang ditumbuhi pohon pinus. Air Terjun Sipiso-piso dipilih oleh 12 persen pembaca.

Oleh penduduk setempat, air yang jatuh dari bukit dengan ketinggian di atas seratus meter ini, disebut memiliki ketajaman layaknya pisau. Piso sendiri memiliki arti pisau oleh lidah masyarakat setempat. Selain itu, jurang yang curam jika dilihat dari puncak bukit disebut piso oleh masyarakat setempat. Air terjun ini telah terkenal hingga mancanegara.

Berpindah ke Malang, ada Air Terjun Coban Rondo. Air terjun paling terkenal di Malang ini memiliki tinggi 84 m dan berada di ketinggian 1.135 mdpl. Airnya berasal dari sumber air di Cemoro Dudo. Uniknya, di atas Air Terjun Coban Rondo ada air terjun kembar Coban Manten. Airnya mengalir ke bawah dan menyatu menjadi Coban Dudo. Kemudian Air Terjun Coban Dudo mengalir ke bawah menjadi Coban Rondo.

Kisah setempat mengatakan kalau Air Terjun Coban Rondo merupakan tempat persembunyian Dewi Anjarwati. Ia menjadi janda atau rondo dalam bahasa Jawa akibat ditinggal suaminya yang gugur. Hingga sekarang banyak yang percaya, apabila datang berdua bisa putus, sedangkan kalau jomblo, besoknya bisa punya pacar. Air terjun ini dipilih oleh 12 persen pembaca.

Berpindah ke Malang, ada Air Terjun Coban Rondo. Air terjun paling terkenal di Malang ini memiliki tinggi 84 m dan berada di ketinggian 1.135 mdpl. Airnya berasal dari sumber air di Cemoro Dudo. Uniknya, di atas Air Terjun Coban Rondo ada air terjun kembar Coban Manten. Airnya mengalir ke bawah dan menyatu menjadi Coban Dudo. Kemudian Air Terjun Coban Dudo mengalir ke bawah menjadi Coban Rondo.

Kisah setempat mengatakan kalau Air Terjun Coban Rondo merupakan tempat persembunyian Dewi Anjarwati. Ia menjadi janda atau rondo dalam bahasa Jawa akibat ditinggal suaminya yang gugur. Hingga sekarang banyak yang percaya, apabila datang berdua bisa putus, sedangkan kalau jomblo, besoknya bisa punya pacar. Air terjun ini dipilih oleh 12 persen pembaca.

(ptr/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads